Regenerasi PKB Menguat, Figur Muda Jadi Sorotan
- 05 Apr 2026 08:00 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Sidoarjo - Dinamika internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam menyongsong kepemimpinan baru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Sidoarjo periode 2026–2031 kian mengarah pada semangat regenerasi. Hal ini terlihat dari proses pemetaan calon ketua yang tengah dilakukan oleh tim penataan struktur PKB Jawa Timur.
Sejumlah nama mulai mencuat dalam bursa calon ketua DPC yakni H. Usman, H. Abdillah Nasih dan Ibnu Azzar serta yang menjadi perhatian adalah H. Rizza Ali Faizin yang dinilai merepresentasikan kekuatan generasi muda dalam tubuh partai.
Saat ini, Rizza menjabat sebagai anggota Fraksi PKB DPRD Sidoarjo sekaligus Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo. Posisi tersebut dinilai strategis karena berkaitan langsung dengan urusan pemerintahan dan kebijakan publik.
Berdasarkan catatan internal partai, Rizza juga dikenal memiliki kekuatan elektoral yang signifikan. Dalam Pemilu legislatif terakhir, ia tercatat sebagai peraih suara terbanyak di antara caleg PKB di Sidoarjo.
Tak hanya di ranah politik formal, rekam jejak organisasinya juga terbilang panjang. Ia pernah memimpin IPNU Sidoarjo, kemudian menjabat Ketua GP Ansor Sidoarjo selama dua periode. Saat ini, ia juga dipercaya sebagai Kasatkorwil Banser Jawa Timur.
Pengamat politik dari lembaga independen, Ahmad Zulfikar Rahman, menilai kemunculan figur muda seperti Rizza menunjukkan adanya pergeseran pola kepemimpinan di tubuh PKB.
“Ini sinyal kuat bahwa PKB mulai serius melakukan regenerasi. Figur seperti Rizza memiliki kombinasi antara pengalaman organisasi, kekuatan elektoral, dan posisi strategis yang jarang dimiliki kader muda,” ujar Zulfikar saat dihubungi, Minggu 5 April 2026.
Menurutnya, regenerasi menjadi kebutuhan mendesak bagi partai politik di tengah perubahan lanskap politik yang semakin dinamis.
“Partai yang mampu memberi ruang pada generasi muda cenderung lebih adaptif. Ini penting untuk menjaga relevansi partai dengan pemilih, terutama kalangan muda,” tambahnya.
Meski demikian, Zulfikar mengingatkan bahwa proses pemilihan ketua DPC tetap harus mengedepankan mekanisme internal partai yang transparan dan demokratis.
“Regenerasi penting, tapi harus tetap melalui proses yang sehat. Konsolidasi antara senior dan junior juga menjadi kunci agar tidak terjadi friksi internal,” katanya.
Sementara itu, proses pemetaan calon ketua DPC PKB Sidoarjo masih terus berjalan. Nama-nama yang muncul akan melalui tahapan evaluasi sebelum ditetapkan dalam forum resmi partai.
Dengan munculnya figur-figur muda potensial, proses ini diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan baru yang tidak hanya solid secara internal, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan masyarakat di tingkat daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....