Gudang Kayu Sidoarjo Terbakar, Lima Unit Damkar Diterjunkan
- 01 Apr 2026 21:21 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Sidoarjo - Kebakaran gudang kayu bahan bakar kerupuk di Jalan Hangtuah, Sidoarjo, memicu kepanikan warga karena lokasi berada di kawasan padat permukiman. Kebakaran terjadi pada Rabu 1 April 2026 sekitar pukul 17.30 WIB. Besarnya kobaran api disertai asap putih tebal yang membumbung tinggi membuat warga sekitar panik.
Api melahap tumpukan kayu bakar di dalam gudang. Material yang mudah terbakar membuat api cepat membesar dan berpotensi merembet ke rumah warga yang berada berdekatan.
Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan api. Rinciannya, masing-masing satu unit dari Pos Kota, Pos Candi, Pos Porong, serta dua unit dari Pos Buduran.
Salah satu warga, Sobirin (63), mengatakan dirinya pertama kali melihat kepulan asap dari area gudang sebelum api membesar.
“Saya lihat asap tinggi, setelah dicek ternyata dari gudang kayu itu,” ujarnya di lokasi kejadian.
Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena api dengan cepat membesar akibat banyaknya kayu di dalam gudang.
Kapolsek Kota Sidoarjo, Kompol Herry Setyo Susanto, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut gudang digunakan untuk menyimpan bahan bakar produksi kerupuk.
“Api berhasil dipadamkan setelah petugas BPBD Kabupaten Sidoarjo menerjunkan lima unit mobil pemadam,” jelasnya.
Menurutnya, api berhasil dijinakkan sekitar satu jam setelah kejadian. Meski demikian, petugas masih melakukan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, dan saat ini lokasi masih dalam pengamanan petugas,” imbuhnya.
Sementara itu, Komandan Regu PMK Pos Buduran, Sutoyo, memastikan kondisi api telah terkendali.
“Saat ini tinggal pembasahan agar tidak muncul api kembali,” katanya.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil masih dalam pendataan pihak berwenang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....