Bedah Sejarah Sultan Adiwijaya dalam Serat Centhini
- 01 Apr 2026 20:44 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Pada edisi Rabu, 1 April 2026, program rutin Macapat Pro 4 menghadirkan kupasan mendalam mengenai salah satu mahakarya sastra terbesar Nusantara, yakni Serat Centhini. Hadir sebagai narasumber, praktisi budaya Ki Alfaris Suwondo Saputro selaku Kasi Umum macapat Among Tani, yang membawakan topik spesifik mengenai "Madegipun Kesultanan Pajang: Sultan Adiwijaya Jumeneng Noto" (Berdirinya Kesultanan Pajang: Sultan Adiwijaya Menjadi Raja).
Dalam paparannya, Ki Alfaris menjelaskan bahwa Serat Centhini tidak hanya berisi tentang ilmu spiritual atau olah rasa, tetapi juga menyimpan catatan sejarah transisi kekuasaan yang dramatis di tanah Jawa. "Sosok Sultan Adiwijaya atau yang kita kenal sebagai Mas Karebet (Jaka Tingkir) adalah simbol keteguhan. Beliau berhasil memindahkan pusat kekuasaan dari Demak ke Pajang, yang menandai babak baru dalam peta politik Jawa abad ke-16," ujar Ki Alfaris saat siaran di Studio Pro 4 RRI Surabaya.
Selama jalannya program, terdapat beberapa poin kunci yang dibahas mengenai masa kepemimpinan Sultan Adiwijaya menurut perspektif sastra:
Legitimasi Kekuasaan: Bagaimana Sultan Adiwijaya mendapatkan mandat melalui proses panjang, mulai dari mengabdi di Demak hingga memenangkan hati para sesepuh.
Filosofi Kepemimpinan: Nilai-nilai Hastabrata yang tercermin dalam langkah-langkah politik Sultan Adiwijaya saat membangun Pajang.
Relevansi Masa Kini: Mengambil pelajaran dari kegigihan tokoh masa lalu untuk diterapkan dalam etika kepemimpinan modern.
Antusiasme pendengar terlihat cukup tinggi melalui layanan interaktif. Banyak pendengar yang menanyakan tentang relevansi teks Serat Centhini bagi generasi milenial dan Gen Z.
Ki Alfaris menekankan bahwa macapat dan serat klasik bukan sekadar "tembang kuno", melainkan media pendidikan karakter yang sangat kuat. Melalui kisah Sultan Adiwijaya, pendengar diajak untuk memahami bahwa kekuasaan harus dibarengi dengan tanggung jawab moral dan spiritual yang besar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....