Silaturahim Tingkatkan Kualitas Pengabdian

  • 01 Apr 2026 09:15 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Ustaz Soedjono, M.Pd (Dai Segudang Parikan) mengajak seluruh angkasawan dan angkasawati RRI Surabaya untuk menjadikan momentum Halal Bihalal sebagai sarana memperkuat silaturahim demi meningkatkan kualitas pengabdian, dalam acara Halal Bihalal dan Pelepasan Purnatugas Sukasih, Selasa, 31 Maret 2026. Dalam tausiyahnya, Ustaz Soedjono menegaskan bahwa bulan Ramadhan merupakan bulan penuh maghfiroh dan pahala yang dilipatgandakan oleh Allah SWT.

Ia mengingatkan pentingnya perubahan diri setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh. “Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh maghfiroh dari Allah dan penuh pahala. Maka rugi apabila selama bulan Ramadan kita tidak ada perubahan,” ujar Ustaz Soedjono di hadapan pegawai.

Ia menjelaskan bahwa tujuan Ramadan adalah meningkatkan derajat manusia, mulai dari muslim menjadi mukmin, hingga mencapai derajat takwa. Menurutnya, kemuliaan seseorang di sisi Allah diukur dari tingkat ketakwaannya.

“Allah ingin mengangkat derajat kita, dari orang Islam menjadi orang beriman, lalu menjadi orang yang bertaqwa. Orang yang paling mulia di sisi Allah adalah yang paling bertaqwa,” tuturnya.

Ustaz Soedjono juga mengingatkan bahwa keberhasilan puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi harus tercermin dalam perubahan sikap, kinerja, serta kepedulian sosial setelah Ramadan berakhir. “Barang siapa setelah puasa lebih baik daripada sebelumnya, baik kinerjanya, attitudenya, dan kedermawanannya, maka itu orang yang beruntung. Namun jika sama saja, itu termasuk orang yang merugi,” katanya.

Ia mengibaratkan proses Ramadhan seperti kisah tokoh wayang Gatotkaca yang ditempa dalam kawah Candradimuka hingga menjadi sosok yang kuat dan sakti, sebagai simbol pembentukan karakter umat Islam agar lebih tahan terhadap godaan. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberhasilan puasa dapat dilihat dari dua aspek, yaitu kesalehan ritual (hablum minallah) dan kesalehan sosial (hablum minannas), seperti gemar bersedekah, mampu menahan amarah, serta mudah memaafkan.

“Ciri orang yang berhasil puasanya adalah mereka yang tetap menjaga ibadah, gemar berinfaq baik saat lapang maupun sempit, mampu menahan amarah, dan memaafkan orang lain,” ucapnya, seraya mengajak seluruh hadirin untuk terus memperbaiki diri dan menjaga nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....