Kunjungan Edukasi Bencana BPBD Jatim Kembali Ramai usai Lebaran
- 01 Apr 2026 06:53 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Kunjungan edukasi bencana di Taman Edukasi BPBD Jawa Timur kembali ramai usai libur Lebaran. Aktivitas pembelajaran mulai meningkat, setelah sebelumnya sempat menurun selama bulan puasa dan perayaan hari raya.
Pada awal pekan, dua sekolah dari Sidoarjo melakukan kunjungan edukatif tersebut bersama para guru pendamping. Yakni Sekolah TK Al Fajar Sedati, pada Senin dan KB TK Anak Sholeh Sukodono pada Selasa 31 Maret 2026. Sebanyak 80 siswa mengikuti pembelajaran kebencanaan yang difasilitasi Tenda Pendidikan Bencana (Tenpina) BPBD Jawa Timur.
Materi pembelajaran diawali di aula dengan pengenalan jenis bencana yang terjadi di wilayah Jawa Timur. Fasilitator juga memanfaatkan mobil edukasi penanggulangan bencana yang dilengkapi simulasi evakuasi gempa bumi dan tsunami.
Selanjutnya siswa diajak belajar di area termasuk simulator gempa bumi untuk merasakan kondisi saat bencana terjadi. Kegiatan berlanjut mini zoo dan taman baca tangguh untuk memperkenalkan literasi kebencanaan kepada siswa.
Di taman baca mendapatkan materi melalui buku, video, dan kegiatan mendongeng disampaikan fasilitator kepada peserta. Yang bertujuan meningkatkan pemahaman anak terhadap risiko bencana sejak usia dini melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan.
Kabid Pencegahan BPBD Jawa Timur Deni Kiki Melia Tamara menyatakan kunjungan meningkat setelah libur panjang. "Alhamdulillah hari ini kami menerima kunjungan edukasi dari sekolah dan berharap kegiatan terus berlanjut," katanya.
Ia berharap peningkatan kapasitas kebencanaan dapat mengurangi dampak bencana khususnya bagi kelompok rentan termasuk anak anak. Kelompok mencakup anak kecil hingga anak berkebutuhan khusus yang memerlukan edukasi kebencanaan sejak dini intensif.
Kepala KB TK Anak Sholeh Ida Rislina mengapresiasi pelayanan BPBD karena siswa dapat mengenali bencana. "Alhamdulillah anak anak antusias karena dapat merasakan simulasi gempa secara langsung melalui fasilitas yang tersedia," ujarnya.
Data Tenpina BPBD Jawa Timur mencatat 13 sekolah dan komunitas menjadwalkan kunjungan bulan April. Jumlah dapat bertambah karena beberapa sekolah melakukan konfirmasi awal namun belum memastikan kehadiran secara formal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....