Antrean BBM Mengular, Warga Sidoarjo Panic Buying

  • 31 Mar 2026 21:00 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Sidoarjo - Antrean panjang kendaraan terjadi di hampir seluruh SPBU di wilayah Sidoarjo, Selasa 31 Maret 2026 menyusul beredarnya isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang memicu aksi panic buying di tengah masyarakat.

Pantauan di sejumlah titik menunjukkan antrean kendaraan roda dua maupun roda empat mengular sejak sore hingga malam hari. Kondisi tersebut terlihat di beberapa SPBU utama, seperti di kawasan Jalan Diponegoro, Jalan Jenggolo, hingga Jalan Mayjend Sungkono.

‎Fenomena ini dipicu kabar yang beredar luas di media sosial mengenai rencana kenaikan harga BBM per 1 April 2026. Informasi tersebut membuat masyarakat berbondong-bondong mengisi penuh tangki kendaraan sebagai langkah antisipasi.

Salah satu warga, Martono (57), mengaku sengaja mengantre lebih awal untuk menghindari potensi kenaikan harga.

‎“Saya dapat informasi besok BBM naik, jadi sekalian isi penuh sekarang, mumpung belum naik,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Arin (29), warga Balongbendo, yang mengaku langsung menuju SPBU setelah mendengar kabar tersebut. “Takut benar-benar naik, jadi saya isi full tank saja untuk jaga-jaga,” katanya.

Sementara itu, petugas SPBU memastikan stok BBM di wilayah Sidoarjo dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. “Stok aman, masyarakat tidak perlu panic buying,” ujar salah satu petugas SPBU.

Meski antrean meningkat signifikan dibanding hari biasa, kondisi di lapangan masih relatif terkendali dan belum sampai menyebabkan kemacetan panjang di jalan raya. Seluruh dispenser dioperasikan secara maksimal untuk mengurai antrean kendaraan.

Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi dari pemerintah terkait kenaikan harga BBM. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi guna menghindari kepanikan berlebihan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....