Nenek Sebatang Kara asal Kabupaten Mojokerto Dievakuasi Dinsos Jatim
- 31 Mar 2026 14:44 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Seorang nenek sebatang kara yang tinggal di gubuk, berhasil dievakuasi Tim Jatim Social Care (JSC) Dinas Sosial (Dinsos) Jatim. Lansia usia 61 tahun ini, akhirnya mendapatkan perawatan medis di RS Menur.
Kepala Dinas Sosial Jatim, Restu Novi Widiani, Selasa 31 Maret 2026 menjelaskan, keberadaan nenek ini berawal dari laporan masyarakat kepada TKSK. Melalui Kabid Rehabilitasi Sosial (Resos), M. Arif Ardiansyah mengungkapkan, Tim JSC langsung turun ke lokasi.
"Lalu dilakukan assesment awal dan memang benar, bahwa lansia tersebut tinggal di gubuk sendirian dengan kondisi yang sangat tidak layak," jelasnya.
Arif menceritakan, awalnya di sekitar gubuk tersebut, memang banyak sampah, sehingga yang bersangkutan hidup di lingkungan penuh sampah. Bahkan buang air besar, buang air kecil, hingga tidur, semuanya dilakukan di gubuk.
"Untuk sehari-hari, dia dibantu oleh tetangga-tengganga sekitarnya secara sukarela," ujarnya.
Setelah dilakukan evakuasi pada 30 Maret 2026, saat ini sang nenek mendapat perawatan medis di RS Menur. Untuk massa rehabnya akan dijalani selama 2 minggu atau 14 hari.
"Lalu kami bawa ke Balai PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial, red) selama kurang lebih satu bulan. Setelah itu kami bawa ke panti lansia di Jombang atau STW (Sasana Tresna Werdha)," terangnya.
Salah satu Tim JSC Robi Setyanegara menuturkan, tidak ada kesulitan saat proses evakuasi. Karena informasinya, yang bersangkutan hidup sendiri setelah ditinggalkan suami dan anaknya.
"Jadi memang murni dirawat oleh tetangga sekitarnya, makan, minum, kebersihannya. Mungkin beberapa hari sekali dibersihkan tempat tinggalnya," ujar Robi.
Lansia yang dievakuasi asal Kabupaten Mojokerto ini, adalah yang ke 7 pada awal tahun 2026. Sedangkan saat ini yang masuk dalam daftar tunggu, berdasarkan aplikasi e-Pasung sebanyak 249 orang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....