SIL Festival Surabaya Bidik Ekspor dan Perluasan Kerja
- 31 Mar 2026 07:53 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan strategi berlapis menekan angka pengangguran melalui penguatan sektor industri. Upaya itu diwujudkan lewat Surabaya Industrial & Labour Festival 2026 terpadu.
Festival mengusung tema Transformasi Industri dan Ketenagakerjaan menuju Surabaya Maju dan Inklusif Global. Agenda peningkatan ekspor dan penciptaan kerja digelar terintegrasi.
Rangkaian diawali coaching clinic business matching ekspor 30–31 Maret 2026 di Balai Pemuda Surabaya.
Kepala Disperinaker Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, menilai job fair saja tidak cukup. “Industri yang menyerap tenaga kerja harus dipastikan tumbuh,” ujarnya.
Ia menyebut industri naik kelas menjadi eksportir akan memperluas lapangan kerja. Kapasitas produksi meningkat saat pasar ekspor terbuka.
Program melibatkan Institut Teknologi Sepuluh Nopember mendampingi komunikasi buyer internasional. Pendampingan mencakup kurasi produk hingga penyusunan letter of intent.
“Banyak produk layak ekspor, tetapi lemah kemasan dan presentasi,” katanya.
Penguatan juga menyasar kemampuan komunikasi bahasa Inggris. SIL berlanjut 7–8 April 2026 dengan job fair dan forum ekspor. Lebih dari 1.000 lowongan kerja disiapkan termasuk disabilitas. Buyer dari Amerika Serikat, Brunei, Pakistan hadir langsung, sementara Oman, Hong Kong, dan Singapura bergabung daring dalam business matching.
Total peserta mencapai lebih 700 perusahaan sepanjang rangkaian kegiatan. Sebanyak 60 IKM ikut coaching clinic dan 644 perusahaan besar berpartisipasi.
Target transaksi ekspor dibidik hingga 1 juta dolar AS. “Kalau matching terjadi, dampaknya langsung ke pembukaan kerja,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....