Masuk Sekolah usai Lebaran, Dispendik Surabaya Ingatkan Kebiasaan Positif Siswa
- 31 Mar 2026 07:28 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya memastikan siswa SD dan SMP kembali masuk sekolah Senin, 30 Maret 2026. Kegiatan belajar mengajar tatap muka dimulai setelah libur Idulfitri berlangsung 16-27 Maret 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Febrina Kusumawati, melakukan pengecekan pembelajaran pada Senin pagi. Salah satu sekolah yang ditinjau adalah SDN Ketintang I Surabaya.
Usai upacara, Febri memberikan motivasi kepada siswa agar kembali disiplin belajar. "Liburannya sudah selesai ya, hari ini harus mulai kembali rutinitasnya," ujarnya.
Ia meminta siswa kembali membiasakan bangun pagi dan semangat bersekolah. "Bangun pagi itu cukup biasa kita lakukan ya, terus ke sekolah belajar," katanya.
Febri juga mengingatkan pentingnya kepedulian antarsiswa di lingkungan sekolah. "Adik-adik semuanya harus bisa sayang sama teman, itu yang ibu mau bilang," tuturnya.
Menurutnya, kepedulian bisa dimulai dari hal sederhana di sekolah. "Temannya gak masuk ditanya kenapa, itu wujud sayang sama teman," ucapnya berpesan.
Ia menegaskan siswa tidak boleh saling menyakiti sesama teman. "Kalau sayang sama teman, jangan saling menyakiti," katanya.
Febri turut mengingatkan pembatasan penggunaan gadget di kalangan pelajar. "Tolong kurangi handphonenya adik-adik, karena banyak hal berbahaya," ujarnya.
Ia menyebut ancaman digital tidak bisa dianggap remeh oleh siswa. "Di gadget ini banyak yang bahaya, jangan mencoba hal yang tidak ngerti," katanya.
Febri menyinggung kasus luar Surabaya terkait anak terlibat grup berbahaya. "Kalau sudah kejadian, sekolahnya terganggu dan jadi pikiran orang tua," ujarnya.
Ia mengingatkan siswa kelas enam mempersiapkan Tes Kemampuan Akademik 20-30 April 2026. "Masih ada waktu belajar sampai tanggal 20, insyaallah hasilnya terbaik," ucapnya.
Sebagai penutup, Febri mengingatkan pentingnya doa orang tua sebelum belajar. "Jangan lupa minta doa ayah-bunda sebelum berangkat dan menghadapi TKA," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....