Veteran LVRI Diusulkan Jadi Pengajar Pendidikan Bela Negara

  • 26 Mar 2026 15:55 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pendidikan Bela Negara, didorong masuk dalam kurikulum berbagai tingkatan sekolah. Termasuk pelibatan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) sebagai tenaga pendidiknya.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono, saat bersilaturahim dengan LVRI Jatim, Kamis 26 Maret 2026. Ia berharap, Pendidikan Bela Negara diberikan sejak dini.

"Termasuk juga fasilitas untuk mendidik para siswa dari SD, SMP, SMA, tentang bela negara," ujarnya.

Bambang Haryo menegaskan, sosok yang pantas dalam memberikan pendidikan ini adalah para veteran. Karena mereka adalah pelaku sejarah perjuangam bangsa, dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan RI.

"Jadi ini yang memberikan (pendidikan, red) adalah veteran. Mendidik masyarakat untuk mau bela negara, cnta tanah air, berpancasila, NKRI betul-betul harga mati," katanya.

Ia juga mendorong agar Pemerintah pusat maupun daerah, mengalokasikan angggaran untuk program pendidikan Bela Negara. "Dengan anggaran, tentu dari pemerintah kota, pemerintah provinsi atau pemerintah pusat," katanya.

Pada silaturahim ini, Bambang Haryo juga mendengarkan keluh kesah para veteran Jatim. Dan berjanji akan menyampaikan aspirasi mereka kepada Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Adapun beberapa poin yang dicatat pada pertemuan ini antara lain, Tunjangan Veteran (Tuvet), dan perluasan Makan Pahlawan. Selain itu insentif khusus, seperti diskon listrik, air, dan transportasi umum.

Wakil Ketua Cabang LVRI Surabaya, Aryanto menyampaikan terima kasih atas kedatangan DPR RI asal Surabaya ini. Kini menjadi warga sipil, anggota LVRI mengadunya kepada Wakil Rakyat.

"Jadi perjuangan dari rekan-rekan veteran semuanya itu kita harus melalui Dewan. Karena kita sudah menjadi rakyat. Jadi harus melalui Dewan," ujarnya.

Para veteran Jatim ini berharap, seluruh keluh kesah yang disampaikan melalui Dewan ini, dapat segera terealisasi. Demi kesejahteraan para pejuang bangsa di masa tua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....