Polres Mojokerto Antisipasi Bencana, Pastikan Kondisi Aman saat Libur Lebaran

  • 25 Mar 2026 07:40 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Mojokerto – Polres Mojokerto memastikan kondisi wilayah rawan longsor masih aman setelah melakukan pemantauan intensif di sejumlah titik selama tiga hari terakhir, di tengah potensi cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga pertengahan April 2026.

Kapolres Mojokerto, AKBP Andi Yudha Pranata, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah antisipasi guna mencegah terjadinya korban maupun munculnya titik longsor baru.

“Sejak awal kami sudah mengantisipasi agar tidak ada korban dan tidak muncul potensi titik longsor baru. Berdasarkan informasi dari BMKG, fenomena El Nino ini diperkirakan masih berlangsung hingga pertengahan April 2026,” ujarnya, Selasa 24 Maret 2026.

Ia menjelaskan, upaya yang dilakukan yakni dengan melakukan patroli dan penelusuran di sejumlah titik rawan longsor, melibatkan berbagai pihak seperti Tahura, dinas terkait, serta unit Sabhara Polres Mojokerto dan pemadam kebakaran.

Dari hasil pemantauan, petugas telah mengidentifikasi sedikitnya empat titik yang berpotensi rawan dan kini dalam pengawasan intensif.

“Kami sudah menemukan beberapa titik, ada empat lokasi yang saat ini kami lakukan monitoring. Namun sejauh ini, selama tiga hari operasi, tidak ditemukan potensi pengendapan yang bisa memicu longsor,” jelasnya.

AKBP Andi menambahkan, pihaknya belajar dari kejadian tahun sebelumnya, di mana longsor dipicu oleh endapan air yang tersumbat sampah hingga menimbulkan tekanan besar dan menyebabkan pergeseran tanah yang menutup akses jalan.

“Tahun lalu ada endapan air akibat sampah yang menimbulkan tekanan besar hingga mendorong tanah bergerak dan menutup jalan. Tahun ini kami antisipasi dengan mengidentifikasi potensi tersebut sejak dini,” tambahnya.

Meski demikian, ia memastikan kondisi terkini masih dalam keadaan aman dan terkendali. Pihaknya juga terus melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem ke depan.

“Untuk saat ini, informasi bencana di wilayah kami masih aman,” imbuhnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....