Gubernur Khofifah Dorong Edukasi Kebencanaan Masuk Kurikulum Sekolah

  • 22 Mar 2026 18:00 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong edukasi kebencanaan masuk kurikulum sekolah sejak dini. Langkah ini dinilai penting membangun kesadaran siswa terhadap potensi bencana sejak usia sekolah.

Ia menyampaikan gagasan tersebut saat mendampingi Kepala Basarnas Mohammad Syafii meninjau kesiapsiagaan Lebaran di Surabaya. Menurutnya pendidikan kebencanaan menjadi bagian penting dalam membentuk budaya siaga di masyarakat luas.

Khofifah menilai sekolah menjadi tempat strategis menanamkan nilai kesiapsiagaan kepada generasi muda Indonesia. “Anak-anak perlu dikenalkan kebencanaan agar kesadaran terbentuk kuat sejak usia dini,” katanya, Minggu 22 Maret 2026.

Ia juga mengusulkan momentum Hari Pendidikan Nasional sebagai penguatan program kesiapsiagaan bencana sekolah. Program tersebut dapat melibatkan siswa dalam simulasi serta pembentukan tim siaga bencana sekolah.

Menurutnya keterlibatan siswa akan meningkatkan pemahaman praktis terhadap penanganan situasi darurat di lingkungan sekitar. “Integrasi kegiatan SAR dengan siswa menjadi langkah strategis membangun budaya safety,” ujarnya.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii menyatakan dukungan terhadap usulan tersebut sebagai langkah progresif menghadapi tantangan kebencanaan masa depan. “Ini peluang baik membangun budaya keselamatan sejak dini melalui sistem pendidikan nasional,” tuturnya.

Jawa Timur dinilai memiliki kesiapan menjadi daerah percontohan implementasi program edukasi kebencanaan berbasis sekolah. “Komitmen pemerintah daerah sangat kuat dalam mengembangkan program ini secara berkelanjutan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....