Dibalik Daun Diam saat Idulfitri
- 21 Mar 2026 08:30 WIB
- Surabaya
Poin Utama
- Dibalik Daun Diam saat Idulfitri
- Dalam kajian Meteorologi, kondisi tersebut berkaitan dengan karakteristik cuaca pagi hari.
- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika melalui Stasiun Meteorologi Juanda mencatat, kecepatan angin di wilayah Jawa Timur pada pagi hari umumnya berada pada kisaran rendah, yakni sekitar 1 hingga 10 kilometer per jam, sebelum meningkat
RRI.CO.ID, Surabaya - Fenomena daun yang tampak tidak bergerak saat pelaksanaan Salat Idulfitri juga dirasakan di sejumlah wilayah Jawa Timur, termasuk Surabaya. Suasana pagi yang tenang membuat dedaunan terlihat diam, sehingga kerap dikaitkan dengan hal di luar penjelasan ilmiah.
Dalam kajian Meteorologi, kondisi tersebut berkaitan dengan karakteristik cuaca pagi hari. Pada waktu ini, pemanasan permukaan bumi oleh matahari belum berlangsung optimal sehingga pergerakan udara masih sangat lemah.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika melalui Stasiun Meteorologi Juanda mencatat, kecepatan angin di wilayah Jawa Timur pada pagi hari umumnya berada pada kisaran rendah, yakni sekitar 1 hingga 10 kilometer per jam, sebelum meningkat pada siang hingga sore hari seiring naiknya suhu udara.
BMKG menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi stabilitas atmosfer di pagi hari. “Kecepatan angin di pagi hari cenderung lebih lemah karena pemanasan permukaan bumi belum maksimal,” tulis BMKG dalam penjelasan dinamika cuaca harian.
Selain itu, BMKG juga menegaskan bahwa minimnya pergerakan angin merupakan hal yang wajar dalam siklus harian cuaca. “Pada pagi hari, atmosfer cenderung stabil sehingga angin permukaan relatif tenang dan belum berkembang,” tulis BMKG.
Selain itu, suhu udara di Jawa Timur pada pagi hari berada pada fase minimum harian setelah pendinginan sepanjang malam. Kondisi ini menyebabkan perbedaan tekanan udara belum signifikan, sehingga belum terbentuk aliran angin yang cukup kuat untuk menggerakkan dedaunan.
Dalam perspektif Fisika, angin terbentuk akibat perbedaan tekanan udara. Ketika perbedaan tekanan kecil, maka pergerakan udara juga menjadi lemah atau hampir tidak terasa.
Dengan demikian, fenomena daun yang tampak diam saat Salat Idulfitri merupakan kondisi alamiah akibat angin pagi yang lemah dan atmosfer yang stabil, bukan peristiwa mistis. Pemahaman ini diharapkan dapat menjadi edukasi bagi masyarakat, khususnya di Jawa Timur, agar lebih bijak dalam menyikapi fenomena alam di sekitar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....