LPTNU Award 2026 Apresiasi Ilmuwan Akademisi dan Mahasiswa
- 11 Mar 2026 10:12 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama menggelar Malam Penganugerahan LPTNU Award 2026 di Surabaya pada Selasa, 10 Maret 2026. Acara berlangsung di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) dan dihadiri pimpinan perguruan tinggi NU se-Indonesia malam.
Kegiatan diawali seminar merumuskan arah pendidikan tinggi Nahdlatul Ulama untuk pengembangan lima belas tahun mendatang. Seminar membahas pembaruan kurikulum pembelajaran serta pembangunan ekosistem riset dan inovasi perguruan tinggi NU nasional.
Penghargaan diberikan kepada ilmuwan akademisi mahasiswa serta tokoh masyarakat berkontribusi bagi pendidikan tinggi NU Indonesia. LPTNU menilai para penerima memiliki kontribusi penting pada pengembangan ilmu pengetahuan pengabdian masyarakat dan pendidikan.
Pada kategori ilmuwan muslim berpengaruh penghargaan diberikan kepada peneliti pengendalian demam berdarah inovatif dari Indonesia. Riset tersebut berhasil menurunkan kasus demam berdarah sekitar tujuh puluh tujuh persen wilayah uji coba.
Penghargaan bidang sains terapan diberikan kepada ilmuwan pangan yang meneliti mikroalga dan bioaktif untuk kesehatan. Penelitiannya berfokus pengembangan pangan serta produk kesehatan halal melalui pemanfaatan senyawa alami bagi masyarakat luas.
Pada bidang teknologi penghargaan diberikan kepada penggagas listrik mikrohidro berbasis pemberdayaan masyarakat desa terpencil Indonesia. Inovasi tersebut membantu penyediaan energi listrik bagi masyarakat daerah terpencil berbagai wilayah Indonesia secara berkelanjutan.
LPTNU juga memberikan penghargaan kepada akademisi perguruan tinggi NU dengan karya ilmiah berpengaruh tingkat dunia. Salah satunya peneliti Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya masuk daftar ilmuwan paling berpengaruh dunia selama berturut-turut.
Kategori pengabdian sepanjang hayat diberikan kepada tokoh pendidikan nasional atas kontribusi kebijakan pendidikan Indonesia modern. Ia dinilai berperan penting dalam pengembangan sistem pendidikan serta pembangunan sumber daya manusia Indonesia berkelanjutan.
“Anugerah LPTNU 2026 pertama diselenggarakan untuk mengapresiasi civitas akademika berprestasi dalam pendidikan tinggi,” kata Ainun. “Penghargaan ini diharapkan memotivasi perguruan tinggi Nahdlatul Ulama meningkatkan kualitas riset pengabdian masyarakat.”
Menurutnya kegiatan tersebut juga mendorong penguatan tata kelola perguruan tinggi agar semakin profesional dan kompetitif. Ia berharap perguruan tinggi Nahdlatul Ulama terus berkembang memperkuat kontribusi ilmu pengetahuan bagi masyarakat luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....