Pemprov Jatim Matangkan Proyek LRT Kota Surabaya dengan Pemerintah Inggris
- 09 Mar 2026 19:15 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Keberadaan Lintas Rel Terpadu (LRT) di Kota Surabaya semakin mendekati kenyataan. Khususnya adalah jalir yang mengubungkan wilayah timur dan barat Kota Surabaya.
Terungkap dalam pertemuan antara Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak, dengan Peter Rajadiston, dari Kedutaan Besar Inggris, Senin 9 Maret 2026. Peter merupakan Minister Counsellor for Development.
“Ada study yang dikerjasamakan untuk mengkaji sistem kereta urban yang ada di Kota Surabaya. Namun berbeda dengan SRRL,” ujarnya.
SRRL atau Surabaya Regional Railway Line, merupakan jalur kereta existing yang akan diupgrade menjadi kereta listrik dan double track. Sedangkan rencana LRT merupakan jalur baru.
“Maka tadi disampaikan hasil perteman juga dengan Pak Wali Kota, ini menunjukkan ada rute yang belum terisi selama ini. Dan salah satunya dari barat ke arah timur,” katanya.
Pembangunan di rute ini, lanjut Emil, sudah dikaji melalui proses pembahasan yang cukup panjang. Bahkan hasilnya sudah mengerucut, namun Emil enggan bicara panjang lebar seperti apa nantinya.
“Karena kami harus bahas lagi dengan Gubernur, dengan Menteri tentunya terkait dengan penajaman ini. Yang sudah dilakukan oleh tim tenaga ahli dari konsultan kelas dunia juga yang mengerjakan ini,” imbuhnya.
Pemerintah Provinsi Jatim, kata Emil, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Inggris, yang sudah menunjukkan kepeduliannya. Menunjukkan keseriusan, Gubernur Jatim Khofifah bahkan telah berkomunikasi dengan TFL (Transport for London).
“Transport for London ini memang sebuah organisasi yang mengurusi perhubungan di wilayah London Raya, istilahnya Greater London,” terangnya.
Di Jatim, memiliki sejumlah wilayah yang saling berhubungan secara langsung, seperti Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. Namun anglomerasi transportasi tampaknya belum dikelolah dengan baik.
“Nah ini salah satu yang juga kita bahas bagaimana konsep TFL, kalau di Jabodetabek itu kebetulan karena beda provinsi dia bikin badan pengelola transportasi terintegrasi,” tuturnya.
“Tapi kalau di kita kan semuanya masih wilayah jatim. Tinggal bagaimana Dishub tapi kita juga ingin stakeholders KAI, kemudian juga lantas dan lain sebagainya ikut terintegrasi disini,” kata Emil.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....