Peringatan Hari Perempuan, Khofifah Dorong Perlindungan dan Kesetaraan

  • 08 Mar 2026 16:31 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya penguatan perlindungan serta pemberdayaan perempuan. Pada momentum peringatan Hari Perempuan Internasional 2026.

Menurut Khofifah, Minggu 8 Maret 2026, perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan, terlebih jumlah penduduk perempuan sangat signifikan. Pada semester 2 tahun 2025 rasio perempuan sekitar 21.179.156 jiwa.

"Ini menjadi kekuatan besar sekaligus tantangan dalam pembangunan daerah,” ujar Gubernur Khofifah di Surabaya.

Khofifah menegaskan bahwa berbagai tantangan masih perlu dihadapi bersama. Seperti kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, pernikahan anak, serta persoalan stunting.

“Peningkatan kualitas hidup perempuan harus terus menjadi perhatian bersama. Karena perempuan bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga pelaku utama pembangunan,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikannya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat berbagai kebijakan perlindungan perempuan. Antara lain melalui penguatan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) serta Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) di berbagai daerah.

Menurut Khofifah, langkah tersebut penting untuk memastikan perempuan mendapatkan perlindungan, dukungan, serta kesempatan yang setara dalam berbagai aspek kehidupan.

Karena itu, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa perjuangan kesetaraan gender harus terus diperkuat melalui kebijakan yang inklusif serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Momentum Hari Perempuan Internasional harus menjadi pengingat bahwa kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan perempuan dan anak mendapatkan hak, perlindungan, kesempatan, dan ruang yang adil dalam pembangunan,” ujarnya.

Ia berharap perempuan Jawa Timur dapat terus meningkatkan kapasitas, berdaya secara ekonomi, serta berkontribusi aktif dalam membangun masyarakat yang lebih maju, inklusif, dan berkeadilan.

“Perempuan adalah pilar penting dalam keluarga, masyarakat, dan pembangunan bangsa. Ketika perempuan maju dan berdaya, maka bangsa ini juga akan semakin kuat,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....