Mendekati Lebaran, DPR Minta 11 Harga Bapok Dapat Dikendalikan

  • 07 Mar 2026 13:22 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Sebelah bahan pangan pokok (bapok) terpantau masih stabil, disejumlah titik pasar dan pedagang kelontong di Kota Surabaya. Sebagaimana temuan Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono, saat meninjau ritel tradisional di Surabaya, Sabtu 7 Maret 2026.

Dalam tinjauannya ini, Bambang Haryo mendapati bapok jenis telur dijual dibawah harga eceran tertinggi (HET). Jika pada awal Ramadan lalu, harga telur mencapai Rp35 ribu perkilogram, saat ini dijual dengan harga Rp29 ribu, lebih rendah dari HET yakni Rp30 ribu.

"Saya lihat seperti telur ya, padahal ini sudah mendekati Lebaran biasanya naiknya drastis sampai Rp35.000, tapi ini masih Rp29.000 padahal ini di perumahan. Perumahan biasanya kan kalau dipanding di pasar kan lebih murah di pasar mungkin ya," katanya.

Begitu juga dengan bapok lainnya, yang biasanya mendapat kontraksi paling tinggi seperti beras dan minyak goreng juga harganya stabil saat ini. Bambang Haryo berharap, hingga Lebaran nanti stabilitas harga bapok tetap terjaga.

"Ini masih cukup terkendali lah harga-harga. Minyak juga begitu, bisa lihat beras juga begitu, masih cukup terkendali. Hanya memang diharapkan oleh masyarakat lebih diturunkan lagi HET-nya," imbuhnya.

Oleh karena itu, Bambang Haryo mendorong Pemerintah Daerah, baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten Kota, untuk mengendalikan 11 bapok ini. Karena berdasarkan Undang Undang Perdagangan, bukan lagi 9 bahan pokok, tetapi 11 bahan pokok.

"Sehingga kita mengharapkan daya beli masyarakat yang sekarang ini agak turun itu bisa tetap bagus gitu. Dengan adanya harga-harga 11 komoditas, itu harus bisa dikendalikan oleh pemerintah dengan harga yang terendah, yang paling rendah," harapnya.

Berikut daftar 11 bahan pokok tersebut berdasarkan Perpres No. 125 Tahun 2022: Beras, Jagung, Kedelai, Bawang (Bawang Merah dan Bawang Putih), Cabai, Daging Unggas (Ayam), Telur Unggas (Ayam), Daging Ruminansia (Sapi/Kerbau), Gula Konsumsi, Minyak Goreng, dan Ikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....