Pemprov Jatim Perkuat Rehabilitasi Hutan Cegah Risiko Banjir
- 06 Mar 2026 03:02 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur, melalui Dinas Kehutanan (Dishut) terus memperkuat rehabilitasi hutan dan lahan kritis. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko bencana banjir.
Kepala Dinas Kehutanan, Jumadi pada Kamis 5 Maret 2026 menjelaskan, program tersebut sejalan dengan Surat Edaran Gubernur Jawa Timur. Yang mengatur rehabilitasi lahan kritis dan ekosistem mangrove.
"Penanaman pohon dilakukan di berbagai wilayah Jawa Timur. Fokus kegiatan berada pada lahan kritis dan hulu DAS (Daerah Aliran Sungai)," jelasnya.
Jumadi menambahkan, selain penanaman, pembangunan konservasi tanah juga dilakukan. Infrastruktur seperti dam penahan dan sumur resapan mulai dibangun.
"Bangunan konservasi bertujuan meningkatkan infiltrasi air ke dalam tanah. Cara ini diharapkan mengurangi aliran permukaan dan daya rusak air," terangnya.
Pemerintah, juga mendorong pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Kelompok Tani Hutan dan Perhutanan Sosial terus dibentuk. Menurut Jumadi, partisipasi masyarakat sangat penting.
"Pengelolaan hutan lestari harus melibatkan masyarakat sekitar kawasan hutan," kata Jumadi.
Ia menambahkan kolaborasi semua pihak, dapat membantu mencegah kerusakan dan kebakaran hutan. Partisipasi warga juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.
Saat ini luas kawasan hutan Jawa Timur mencapai 1,36 juta hektare. Pemerintah berkomitmen menjaga fungsi hutan tanpa mengubah peruntukannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....