Jemaah Umroh Tertahan, DPRD Jatim Minta Pemerintah Buka Posko Komunikasi

  • 05 Mar 2026 21:10 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, mengakibatkan penutupan sejumlah jalur penerbangan wilayah sekitar Arab Saudi. Hal ini membuat ribuan jemaah umroh tertahan di Tanah Suci.

Anggota Komisi E DPRD Jatim, Puguh Wiji Pamungkas, Kamis 5 Maret 2026, meminta pemerintah segera mengambil langkah cepat. Bagaimana memastikan keselamatan warga yang tengah menjalankan ibadah umrah.

Menurutnya, pemerintah perlu segera membuka jalur komunikasi khusus. Yang terintegrasi dengan biro perjalanan umrah yang saat ini mendampingi jamaah di Arab Saudi.

“Pemerintah harus membuka semacam kran komunikasi atau posko komunikasi dengan seluruh travel umrah yang saat ini sedang mengawal jamaahnya di sana,” ujarnya.

Puguh menjelaskan, komunikasi intens antara pemerintah, travel, dan jamaah sangat penting. Untuk mencegah kemungkinan jamaah terlantar di tengah situasi yang tidak menentu.

“Komunikasi ini penting karena paket pesawat dan hotel biasanya sudah bersifat fix. Jika penerbangan tertunda, travel bisa kesulitan memperpanjang masa tinggal jamaah tanpa biaya tambahan,” jelasnya.

Puguh berharap pemerintah tidak hanya memantau situasi dari jauh. Tetapi benar-benar memastikan seluruh jemaah Indonesia yang berada di Tanah Suci tetap aman.

"Baik yang baru tiba, sedang beribadah, maupun yang tertahan menunggu kepulangan. Negara harus hadir. Itu yang utama,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....