Era Digital, Agensi Dituntut Adaptif dan Inovatif
- 04 Mar 2026 20:23 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Tantangan besar kini dihadapi agensi pemasaran di tengah derasnya arus digitalisasi. Perubahan perilaku konsumen yang semakin cepat, dominasi media sosial, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan menuntut pelaku industri untuk terus beradaptasi.
Nanda Rizky Amelia selaku CEO Increa menjelaskan agensi pemasaran miliknya berdiri sejak tahun 2018 menjadi layanan lengkap yang mengkhususkan diri dalam menyediakan solusi terintegrasi. Dengan tim profesional yang sangat terampil, INCREA berdedikasi untuk membantu kliennya mencapai tujuan pemasaran dan branding mereka.
“Kami berupaya memberdayakan klien kami dengan alat, strategi, dan keunggulan eksekusi yang diperlukan untuk menavigasi lanskap pemasaran yang terus berkembang dan tetap unggul dalam persaingan. Misi kami adalah menjadi penghubung bagi klien kami, mengintegrasikan layanan media, acara, aktivitas, dan pemasaran secara mulus untuk mendorong pertumbuhan bisnis mereka,” kata Nanda, Rabu, 4 Maret 2026.
Pendekatan agensi ini berakar pada pemahaman mendalam tentang tren terbaru yang memungkinkan agensi untuk memberikan solusi inovatif dan efektif yang mendorong hasil bisnis nyata. Menurut Nanda, Industri periklanan tahun 2026 didominasi oleh digitalisasi, personalisasi berbasis AI, dan pendekatan langsung dari brand ke pelanggan setianya.
“Tren industri periklanan terbaru sebenarnya sudah dimulai sejak AI booming, lebih ke personal dan 2026 itu momentum setiap brand lebih engaged lagi dengan customer loyal-nya dengan brand activation yang justru mengikuti deman atau perilaku customer-nya baik loyal customer atau new customer,” kata Nanda.
Increa terus berinovasi dan mengupdate strategi untuk meningkatkan layanan di tahun 2026 dengan memastikan layanan yang diberikan dapat membantu brand mencapai target tujuan mereka.
“Kami lebih mengutamakan service excelent setiap update marketing, kami pasti akan meng-inline kan dengan tujuan KPI dari brand, kami mengkurasi event-event atau brand activation sesuai KPI brand untuk marketnya,” kata Nanda
Increa sejak 2024 tidak hanya sebagai agensi di Indonesia namun menjadi webtoon official agency for East Asia, dan juga berkolaborasi dengan salah satu agensi untuk Kpop idol dan artis agensi di Korea, China dan Thailand. Nanda menjelaskan fokus Increa saat ini adalah menjaga brand - brand besarnya dan terbuka untuk berkolaborasi dengan media.
"Sebenarnya proyek besar kami diantara merawat brand-brand kami, membuat sesuatu yang tidak di punya agency lain, dan proyek ini bertujuan untuk menyenangkan semua pihak, dari brand yang sudah percaya dengan kami," tegas Nanda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....