Konflik Iran-AS: Penerbangan Umrah Rute Direct Masih Aman

  • 03 Mar 2026 19:57 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran di kawasan Timur Tengah mulai berdampak pada sektor penerbangan internasional. Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPD AMPHURI) Jawa Timur, melaporkan adanya gangguan pada sejumlah rute penerbangan, terutama bagi jemaah yang menggunakan layanan transit.

Ketua DPD AMPHURI Jatim, Sofyan Arif, mengonfirmasi adanya pembatalan (cancel) sejumlah penerbangan transit menuju kota-kota besar di Timur Tengah seperti Kuwait, Dubai, Abu Dhabi, Doha, dan Bahrain hingga tanggal 2 Maret 2026.

"Bahwa jemaah umrah asal Indonesia yang menggunakan penerbangan langsung (direct flight) menuju Jeddah hingga saat ini tetap berangkat sesuai jadwal dan dalam kondisi aman," ujarnya.

Sufyan mengungkapkan, gangguan utama terjadi pada maskapai yang harus melintasi atau transit di wilayah terdampak konflik. Maskapai seperti Qatar Airways dilaporkan masih menunggu perkembangan situasi terkini sebelum memutuskan keberlanjutan operasional mereka.

"Untuk Qatar, ini barusan dapat info, Qatar itu menunggu jam 2 waktu mereka. Mereka akan mengumumkan apakah akan buka lagi atau cancel untuk beberapa hari ke depan," ujar Sofyan Arif saat diwawancarai Radio Republik Indonesia (RRI), pada Senin 2 Februari 2026.

Sebaliknya, maskapai yang melayani rute langsung dari Indonesia, khususnya melalui Bandara Juanda Surabaya, terpantau tidak mengalami kendala berarti. Maskapai seperti Garuda Indonesia, Saudia, dan Lion Air tetap beroperasi secara normal baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.

Kutipan Narasumber

"Alhamdulillah kalau delay tidak ada. Yang sampai saat ini berdampak hanya penerbangan yang transit melalui Uni Emirat Arab, Kuwait, Qatar, dan Oman. Sedangkan airline yang direct seperti Saudia, Garuda, dan Lion, Alhamdulillah sampai hari ini keberangkatan masih normal," jelasnya.

Pihak AMPHURI Jatim terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah dan berharap agar ketegangan segera mereda sehingga tidak mengganggu kekhusyukan ibadah para jemaah. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan selalu berkoordinasi dengan biro perjalanan masing-masing terkait status penerbangan mereka.

"Bahwa laporan kedatangan jemaah di tanah air pun berjalan lancar. Tadi pagi ada Lion datang di Juanda jam 12, laporan sudah mendarat di Surabaya, Alhamdulillah aman," imbuh Sofyan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....