Dekranas Perkuat Daya Saing UMKM Jawa Timur
- 03 Mar 2026 14:30 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat industri kerajinan Nusantara. Di usia ke-46, organisasi ini semakin aktif mendorong kreativitas serta meningkatkan kesejahteraan para perajin di berbagai daerah. Informasi tersebut dilansir dari akun Instagram resmi Kominfo Jatim.
Sejarah pembentukan Dekranas berawal dari keprihatinan terhadap berbagai keterbatasan yang dihadapi perajin, mulai dari modal, teknologi, pemasaran, hingga kesejahteraan ekonomi. Kondisi tersebut mendorong lahirnya gagasan membentuk badan nasional yang fokus mendukung industri kerajinan dan rumah tangga.
Pada tahun 1977, ide pembentukan organisasi nasional mulai dirumuskan. Ny. Nani Soedarsono memimpin tim yang bertugas menyusun prinsip-prinsip organisasi sebagai fondasi gerakan pemberdayaan perajin di Indonesia.
Dekranas kemudian resmi berdiri pada 3 Maret 1980 melalui Surat Keputusan Bersama Menteri Perindustrian dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Sejak saat itu, Dekranas berfungsi sebagai organisasi non-pemerintah yang didukung pemerintah dalam mengembangkan industri kerajinan nasional.
Di tingkat daerah, penguatan juga dilakukan oleh Dekranasda Jawa Timur guna meningkatkan daya saing UMKM. Struktur baru periode 2025–2030 dipimpin Arumi Bachsin sebagai Ketua, didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur sebagai Ketua Harian.
Kepengurusan Dekranasda Jatim turut diperkuat oleh jajaran staf ahli dari berbagai latar belakang, mulai dari profesional, akademisi, birokrasi, hingga praktisi kreatif. Bidang kerja yang dikembangkan mencakup manajemen usaha, daya saing produk, kemitraan, wirausaha baru, promosi dan humas, sumber daya, standardisasi, hingga kerja sama luar negeri.
Prestasi juga diraih dalam ajang Dekranas Awards 2025. Dua produk kerajinan asal Jawa Timur berhasil membawa pulang penghargaan membanggakan di tingkat nasional.
Produk Organic Star Bowl dari PT Kian Eka Cipta, Ponorogo meraih juara 3 kategori produk batuan. Sementara Bobupot dari Green Galeria Indonesia, Surabaya meraih juara 2 kategori produk bahan alam lain.
Kolaborasi kreatif bersama desainer internasional Diana M. Putri turut mendorong inovasi dan pengembangan produk. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi kerajinan Jawa Timur agar semakin kompetitif di pasar nasional maupun global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....