Strategi Sekolah Jadi Penentu Keberhasilan PPDB Tahun Ini

  • 24 Feb 2026 11:22 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID,Surabaya - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2026/2027 menjadi perhatian utama para orang tua yang akan melanjutkan pendidikan putra-putrinya ke jenjang berikutnya. Sejak Januari 2026, sejumlah sekolah swasta telah membuka pendaftaran, sementara sekolah negeri dijadwalkan mulai membuka proses PPDB pada Mei mendatang.

Tingginya antusiasme masyarakat terhadap PPDB membuat proses seleksi dan pendaftaran menjadi sorotan berbagai kalangan. Sistem pendaftaran yang dilakukan secara daring maupun luring dinilai perlu dikelola secara optimal agar berjalan lancar, transparan, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik.

Kalangan akademisi menilai keberhasilan PPDB tidak hanya diukur dari jumlah pendaftar, tetapi juga dari kesesuaian antara potensi siswa dengan karakter sekolah. Kelancaran sistem seleksi menjadi faktor penting agar akses pendidikan dapat dinikmati secara merata.

Kepala Badan Pangemong sekaligus Dosen Senior UNIPA Surabaya, Drs. Bambang Dwi Waryanto, SE, MM, menegaskan bahwa sekolah perlu memiliki strategi khusus untuk menarik minat peserta didik baru. Menurutnya, sekolah harus mampu menampilkan identitas dan keunggulan yang dimiliki.

“Jika ingin mendapatkan siswa baru yang banyak, sekolah seyogyanya menunjukkan keunggulan-keunggulan serta kemampuan atau skill yang dimiliki. Dengan demikian siswa baru bisa memilih sekolah yang baik dan sesuai dengan harapan mereka,” ujarnya saat diwawancarai Pro 1, Selasa 24 Februari 2026.

Ia juga menambahkan bahwa sekolah sebaiknya membuka peluang bagi siswa yang memiliki keunggulan di berbagai bidang, tidak hanya akademik semata. “Namun sekolah juga seyogyanya menerima siswa baru yang mempunyai keunggulan, skill, baik di bidang olahraga, seni budaya atau yang lainnya. Ini bisa lewat kebijakan sekolah sehingga sekolah memiliki siswa yang unggul,” kata Bambang.

Sementara itu, Dosen LP3I Surabaya, Drs. Dradjat Poespito, menekankan pentingnya transparansi selama proses PPDB berlangsung. Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi dasar utama agar orang tua dan calon siswa tidak salah dalam menentukan pilihan sekolah.

“PPDB harus jujur. Semua program dan misi sekolah harus diutarakan saat masa PPDB agar orang tua dan calon siswa memiliki informasi yang akurat sebelum membuat keputusan,” ujar Dradjat.

Dengan berbagai pandangan akademisi tersebut, pelaksanaan PPDB tahun ajaran 2026/2027 diharapkan mampu menghadirkan sistem yang lebih transparan, adil, dan berkualitas. Selain memberikan kesempatan yang merata bagi peserta didik, PPDB juga diharapkan membantu sekolah memperoleh siswa yang selaras dengan visi, misi, serta pengembangan potensi pendidikan di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....