Tangani Banjir Osowilangun, Pemkot Surabaya Operasikan Rumah Pompa 24
- 16 Feb 2026 19:21 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Hujan berintensitas tinggi menyebabkan genangan di kawasan Osowilangun, Surabaya. Kondisi tersebut diperparah banjir rob akibat pasang maksimum air laut.
Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga bergerak cepat. Operasional rumah pompa dioptimalkan untuk mempercepat penanganan genangan.
Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Surabaya, Hidayat Syah, menjelaskan Osowilangun terhubung dengan sejumlah sungai utama. Beberapa di antaranya berada dalam kewenangan pemerintah pusat.
“Untuk saluran-saluran besar seperti Sungai Kalianak, Sungai Kandangan, dan beberapa alur menuju laut, kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait di tingkat nasional. Prinsipnya, Pemkot Surabaya selalu siap membantu, karena ini menyangkut keselamatan warga Surabaya,” jelas Hidayat, Senin, 16 Februari 2026.
Ia menyebut seluruh jajaran bergerak cepat sesuai arahan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Sejumlah rumah pompa di Balong Satu, Balong Dua, dan Kandangan diaktifkan bergantian.
“Pompa kami nyalakan terus, dengan sistem shift petugas 24 jam. Tim pagi, sore, dan malam semua siaga. Termasuk petugas pembersihan sampah di saluran dan screen, serta kesiapan bahan bakar dan sarana pendukung lainnya,” ujarnya.
Menurutnya, banjir dipengaruhi curah hujan tinggi dan kondisi lingkungan. Karena itu, peran masyarakat menjaga kebersihan saluran sangat dibutuhkan.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan saluran, terutama tidak membuang sampah sembarangan, apalagi saat hujan. Kalau saluran bersih, air bisa mengalir lebih lancar,” ungkapnya.
Pemerintah Kota memastikan seluruh pompa masih beroperasi. Pemantauan lapangan dilakukan berkala hingga genangan surut.
Untuk jangka panjang, berbagai program strategis terus dijalankan. Di antaranya pembangunan rumah pompa, pelebaran sungai, dan koordinasi lintas sektor.
Sebagai informasi, BMKG Juanda mengimbau warga pesisir waspada banjir rob pada 13–20 Februari 2026. Potensi cuaca ekstrem diperkirakan terjadi pada 15–21 Februari 2026.
Masyarakat dapat menghubungi layanan darurat 112 saat kondisi mendesak. Laporan juga dapat disampaikan melalui pesan singkat ke 081-131-112-112.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....