Perusahaan Pelayaran Swasta Ajukan Insentif kepada Kemenhub

  • 16 Feb 2026 18:44 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Perusahaan pelayaran swasta berharap agar Kementerian Perhubungan segera menentukan kebijakan yang berpihak. Menyusul tingginya biaya operasional di tengah situasi perekonomian global.

Hal itu disampaikan Penasehat PT Darma Lautan Utama (DLU), Bambang Haryo Soekartono, disela syukuran HUT PT DLU, Senin 16 Februari 2026. Ia berharap Kemenhub memberi insentif bagi pelayaran, seperti pada peberbangan.

"Sebenarnya situasi atau iklim usaha di pelayaran saat ini kurang kondusif. Dalam arti masih banyak yang diharapkan daripada para pengusaha, adalah beberapa insentif PNBP, tarif, dan sebagainya," katanya.

Ia meminta agar Kemenhub menunjukkan keberpihakan pada pengusaha swasta yang selama ini telah membantu mobilitas perekonomian lintas pulau. Operasional kapal tetap berjalan di tengah tantangan pembengkakan biaya komponen.

"Jadi begitu banyak perusahaan-perusahaan pelayaran yang sejenis, yang sudah tidak bisa melaksanakan tugasnya atau melaksanakan operasional bisnisnya dengan baik," ujarnya.

Oleh karena itu, Bambang Haryo bersyukur, PT DLU berhasil bertahan, bahkan berkembang, hingga usia ke-50 pada tahun 2026 ini. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnua adalah para pelanggan, yang percaya terhadap layanan DLU.

"Terima kasih, yang pertama kepada customer atau konsumen atau bangsa seluruh Indonesia, rakyat seluruh Indonesia ya. Yang dimana sudah memberikan satu kepercayaan kepada kami," ucapnya.

Berbeda dari perayaan HUT pada umumnya, DLU memilih menggelar syukuran serta berbagi dengan anak yatim. Dirut PT DLU Erwin H. Poedjono menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang mendukung perusahaan ini.

"Yang selama ini mendukung kami, mulai dari pemerintah, dari mitra usaha, mitra kerja, dan tentunya wabil khusus kepada pelanggan pelanggan kami yang setia sampai dengan hari ini," terangnya.

Erwin berharap, pihaknya bisa terus memberikan pelayanan yang lebih baik lagi daripada yang sudah berikan. Yang tujuannya adalah pelanggan pelanggan menjadi lebih puas.

"Seiring dengan kami akan terus memperbaiki kinerja, memperbaiki produktivitas, konektivitas, dan semua hal yang memang dipersyaratkan untuk angkutan laut maupun angkutan penyeberangan," katanya.

Kedepan, pihaknya fokus terhadap pelayaran yang berkeselamatan. Zero Accident menjadi target utama pelayanan pelayaran, tidak hanya pada operasional, tetapi juga saat perawatan kapal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....