Pawiyatan Waranggana Surabaya Lestarikan Sindhen Profesional

  • 15 Feb 2026 21:28 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya: PEPADI Kota Surabaya kembali menghadirkan Pawiyatan Waranggana sebagai ruang belajar bagi perempuan yang ingin mendalami seni vokal Jawa, khususnya menjadi sindhen atau waranggana profesional.

Program kursus ini menjadi bagian dari komitmen pelestarian seni karawitan di Kota Pahlawan, dengan pembelajaran yang terstruktur mulai dari teknik vokal hingga tata krama panggung. Kegiatan ini dilaksanakan di Sanggar Budi Rahayu, Jl. Ploso Bogen 27, Surabaya.

Ketua PEPADI Kota Surabaya, Masdiro, menegaskan bahwa pawiyatan ini bukan sekadar kursus menyanyi, melainkan pendidikan karakter seni. “Kami ingin membentuk waranggana yang tidak hanya piawai dalam cengkok dan penguasaan gending, tetapi juga memahami unggah-ungguh serta etika saat tampil. Pawiyatan ini adalah ikhtiar kami menguri-uri budaya Jawa adi luhung. Kursus sindhen ini dijadwalkan mulai 6 Maret, setiap Jumat pukul 13.00–15.00 WIB,”ujarnya. Minggu, 15 Februari 2026.

Selain fokus pada teknik sindhenan (pasindhèn), materi pelatihan juga mencakup pemahaman karawitan secara menyeluruh. Para peserta akan dibimbing oleh pengasuh berpengalaman, termasuk Drs. Darmono Saputro, M.Si, yang dikenal sebagai seniman dan akademisi karawitan.

Melalui pendekatan ini, pawiyatan diharapkan mampu mencetak waranggana yang luwes, pantes, dan berkualitas di atas panggung pertunjukan wayang maupun klenengan.

Sementara itu, Raflie Handono, Pecinta Budaya Nusantara, melihat pawiyatan ini sebagai langkah strategis regenerasi pelaku seni tradisional. “Di tengah arus modernisasi, ruang-ruang pendidikan seperti ini sangat penting agar generasi muda tetap mengenal dan mencintai seni karawitan. Pawiyatan Waranggana menjadi bukti bahwa pelestarian budaya bisa dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....