Pergunu–JKSN Perkuat Kontribusi Guru NU bagi Pembangunan Nasional

  • 15 Feb 2026 20:33 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Mojokerto — Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) bersama Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) menegaskan komitmennya memperkuat kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa melalui Silaturahmi Alim Ulama dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026. Kegiatan tersebut digelar di Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Minggu 15 Februari 2026.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PP Pergunu) Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, mengatakan Pergunu disebut terus berkembang sebagai wadah strategis yang menghimpun guru Nahdlatul Ulama lintas jenjang pendidikan di seluruh Indonesia.

“Pergunu adalah kumpulan guru-guru Nahdlatul Ulama dari semua level pendidikan di Indonesia. Banyak profesornya, banyak doktornya, banyak masternya, banyak sarjananya,” ujar Kiai Asep yang juga menjabat sebagai Ketua Umum JKSN.

Rakernas Pergunu 2026 mengusung tema “Sinergi Semesta Mewujudkan Cita-cita Kemerdekaan Indonesia.” Melalui tema tersebut, organisasi ini menargetkan penguatan peran pesantren, peningkatan kompetensi guru melalui transformasi digital, serta penguatan kaderisasi guru NU.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PP Pergunu) dan juga Ketua umum Jaringan Kiyai Santri Nasional Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim. (Foto: RRI/Andri Santsoso).

Menurut Kiai Asep, upaya tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan daerah. “Ini harus didukung oleh semua pihak, Presiden, semua yang terlibat dalam pendidikan, menterinya, kepala dinasnya, dan seterusnya,” katanya.

Sementara, Sekretaris Jenderal JKSN, Mohammad Ghofirin, menambahkan, rakernas tahun ini menghasilkan sejumlah keputusan strategis yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas guru, sekolah, peserta didik, serta pesantren.

“Rapat kerja tahun 2026 ini menghasilkan keputusan-keputusan program yang insya Allah akan bermanfaat baik bagi gurunya maupun bagi sekolah dan juga siswanya,” tegas Ghofirin.

Sekretaris Jenderal JKSN, Mohammad Ghofirin. (Foto: RRI/Andri Santoso).

Pergunu dan JKSN berharap sinergi yang terbangun dengan pemerintah dapat memperkuat posisi guru NU sebagai garda terdepan dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

“Kami tidak ingin ekonomi kita melemah. Kami tidak ingin semangat juang kita melemah. Kami tidak ingin pembangunan yang dilakukan hanya menguntungkan segelintir orang saja. Dan JKSN terus berikhtiar agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju, adil, dan makmur,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....