Golkar Incar 73 Persen Suara Anak Muda di 2029

  • 15 Feb 2026 19:52 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Partai Golkar mengincar 73 persen suara pemilih muda pada pemilihan umum 2029 mendatang. Hal itu disampaikan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia saat di Surabaya, Minggu 15 Februari 2026.

"Pemilu kalau usia itu kan 17 sampai 50 tahun itu 73 persen. Dan strategi Golkar ke depan adalah mau tidak mau kita harus mendekatkan diri pada generasi-generasi ini," katanya.

Strategi yang akan diterapkan Golkar, untuk meraup ceruk suara anak muda ini, adalah dengan kaderisasi. Golkar, kata Bahlil, memberikan ruang yang cukup untuk promosi kader, serta mengajak mereka terlibat langsung.

"Jadi generasi muda hari ini Partai Golkar itu anak-anak mudanya banyak. Wakil Menteri usianya 32 tahun, beberapa pimpinan-pimpinan komisi yang usianya di bawah 40 tahun," imbuhnya.

Bahlil bahkan meyakini, jika Golkar adalah partai yang inklusif sejak dulu. Tidak hanya memberikan ruang yang proporsional bagi anak muda, tetapi secara konstitusi, Golkar melakukan telah lompatan.

"Mahkamah Konstitusi itu memutuskan 30 persen alat kelengkapan dewan itu harus perempuan. Partai Golkar tidak hanya menempatkan kadernya di pimpinan komisi tapi langsung wakil ketua DPR," tuturnya.

Dalam kunjungan di Surabaya, Bahlil melantik para pengurus DPD Partai Golkar dari 37 Kabupaten Kota se Jatim. Turut hadir, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak.

"Mengucapkan selamat kepada DPD Golkar Jawa Timur dalam proses pelantikan menyeluruh seluruh ketua-ketua DPD Golkar Kabupaten Kota Se-Jawa Timur," kata Bahlil.

Menurutnya, pelantikan serentak ini adalah sejarah, bahkan menjadi sebuah gerakan politik inovatif yang terukur. Dalam rangka memastikan konsolidasi partai, konsolisasi struktural, bisa dilakukan dengan baik.

"Dan kami dari DPP mengapresiasi itu. Tidak ada partai yang akan survive tanpa melakukan konsolidasi. Dan ini bagian daripada langkah strategis politik untuk menuju di 2029," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....