Gubernur Khofifah Resmikan Rumah Besar Kyai-Santri Penyejuk Bangsa
- 15 Feb 2026 15:13 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa hadiri peresmian kantor pusat Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN). Kantor ini menjadi Rumah Besar Kyai-Santri Penyejuk Bangsa, Minggu 15 Februari 2026.
Gubernur Khofifah berharap agar peresmian kantor pusat JKSN bisa membawa manfaat besar bagi bangsa. Serta seluruh jaringan kiai santri bisa menjadi penyejuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Tentu kita berharap bahwa ini akan jadi rumah besar yang menyejukkan. Karena para ulama senantiasa menjadi penyejuk, pendamai, dan referensi kehidupan dengan penuh kebaikan," katanya.
Cita-cita sebagai penyejuk ini, jelas Gubernur Khofifah, perlu dimulai dari komitmen setiap anggotanya. Mulai dari para santri, kyai, ulama yang bertekad untuk benar-benar menjadikan Islam rahmatan lil 'alamin.
"Di JKSN kita bersama tentu punya komitmen bagaimana ini menjadi rumah besar yang menyejukkan untuk semua pihak. Bagaimana dari sisi pikiran, kita punya global mindset. Tetapi dari sisi kebijakan, antara local wisdom dan global mindset," terangnya.
"Ini mestinya terbangun pada posisi karakter akhlakul karimah. Insya Allah, ini akan menjadi bagian kekuatan. Di mana saja, karakter ini akan menjadi pilar penguat negara," lanjut Gubernur Khofifah.
Ketua Umum JKSN sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah KH. Asep Saifuddin Chalim menegaskan posisi strategis pesantren dalam sejarah pendidikan dan perjuangan bangsa.
"Di saat-saat belum ada layanan pendidikan, pondok pesantren telah menjalankan pendidikan, dan pondok-pondok pesantren menjadi sentral perjuangan melawan penjajah di mana-mana," ujarnya.
Kyai Asep nasaifudin Chalim juga menjelaskan, lahirnya organisasi ulama berakar dari komitmen menjaga persatuan dan nilai Islam yang moderat. Sehingga, tercipta lingkungan Islami yang tetap inklusif.
"Maka, kita harus mentransformasi orientasi kita dari Indonesia merdeka menjadi keberhasilan cita-cita luhur kemerdekaan. Yaitu terwujudnya kesejahteraan dan tegaknya keadilan," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....