Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Calon Anggota Dewan Pendidikan 2026

  • 14 Feb 2026 19:26 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan membuka seleksi penerimaan Calon Anggota Dewan Pendidikan Kota Surabaya periode 2026–2030. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman dispendik.surabaya.go.id/dewanpendidikan mulai 14 Februari hingga 28 Februari 2026.

Tahapan seleksi administrasi berlangsung pada 16 Februari sampai 1 Maret 2026. Pengumuman calon lolos nominasi dijadwalkan pada 2 Maret 2026. Selanjutnya, peserta akan mengikuti pemaparan gagasan dan wawancara pada 4–5 Maret 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, mengatakan sebelum pembukaan pendaftaran telah dibentuk panitia seleksi yang terdiri atas unsur perguruan tinggi di Surabaya.

“Panitia seleksi ini dibentuk berdasarkan Keputusan Wali Kota Surabaya Nomor 100.3.3.3/29/436.1.2/2026 tentang Panitia Seleksi Dewan Pendidikan Kota Surabaya periode 2026–2030,” kata Febrina, Sabtu, 14 Februari 2026.

Ia menjelaskan, tugas panitia seleksi meliputi persiapan pemilihan, penyusunan pedoman teknis, pengumuman rekrutmen bakal calon, pelaksanaan seleksi, hingga pelaporan hasil kepada Wali Kota Surabaya.

“Tugas panitia seleksi ini tidak mudah, sehingga dipilih akademisi yang memiliki integritas,” ujarnya.

Adapun akademisi yang tergabung dalam panitia seleksi antara lain Prof. Muchlas Samani dari Universitas Negeri Surabaya, Prof. Dr. Suryanto dari Universitas Airlangga, Prof. Dr. Dra. Ignatia Martha Hendrati dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, Dr. Suko Widodo dari Universitas Airlangga, serta Dr. Ing. Ir. Setyo Nugroho dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Salah satu anggota panitia seleksi, Suko Widodo, menyampaikan bahwa proses seleksi ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Surabaya dan Dinas Pendidikan dalam mencari mitra strategis untuk memajukan pendidikan.

“Panitia seleksi berkomitmen untuk mencari dan menemukan tokoh-tokoh yang memiliki integritas dan kompeten,” tegasnya.

Panitia membuka kesempatan seluas-luasnya bagi unsur masyarakat untuk mendaftar, mulai dari tokoh masyarakat, praktisi pendidikan, tokoh dunia usaha, hingga perwakilan organisasi masyarakat dan keagamaan.

Salah satu tantangan Dewan Pendidikan ke depan adalah perkembangan dunia digital dan etika komunikasi. Karena itu, setiap pendaftar diminta membuat tulisan maksimal 1.000 kata dengan tema “Misi Saya sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Surabaya”.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....