Unusa Kukuhkan Prof Yusak sebagai Guru Besar Manajemen

  • 14 Feb 2026 19:11 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) mengukuhkan Prof Mohamad Yusak Anshori sebagai Guru Besar Manajemen. Pengukuhan berlangsung di Auditorium Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya pada Sabtu, 14 Februari 2026.

Prof Yusak menyampaikan orasi ilmiah memperkenalkan gagasan baru bernama Softbrain Engineer kepada publik. Ia menegaskan pengukuhan tersebut menjadi momentum memperkuat kontribusi keilmuan manajemen humanistik nasional.

Menurutnya, organisasi sering terjebak pendekatan mekanistik tanpa memperhatikan kondisi psikologis karyawan secara mendalam. “Softbrain Engineer adalah pendekatan manajemen berbasis pemahaman kerja otak manusia,” ujarnya tegas.

Ia menjelaskan konsep tersebut dikembangkan melalui empat dimensi utama penguatan kualitas manusia. Dimensi itu meliputi regulasi emosi, kelincahan kognitif, kecerdasan kolaboratif, serta resiliensi emosional.

Rektor Unusa, Prof Triyogi Yuwono, menilai gagasan tersebut relevan tantangan global. “Transformasi organisasi membutuhkan manusia tangguh, adaptif, dan matang emosional,” katanya dalam sambutan.

Menurutnya, pendekatan Softbrain Engineer sejalan strategi kampus bertajuk GREATS berkelanjutan. Strategi tersebut mencakup pertumbuhan reputasi, pemberdayaan, kemajuan, transformasi, dan keberlanjutan institusi pendidikan.

Prof Yusak berharap gagasan tersebut diimplementasikan dalam kurikulum dan pelatihan kepemimpinan nasional. “Organisasi kuat lahir dari manusia yang sehat mental dan emosional," tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....