DPD RI Apresiasi Program BNN Cegah Narkoba sejak Dini

  • 13 Feb 2026 13:38 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar aksi nasional pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini. Melalui program Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Indonesia Bersih Narkoba).

Kepala BNN Komjen Pol. Marthinus Hukom, pada Jumat 13 Februari 2026 menjelaskan, langkah ini sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda. Yang merupakan calon calon pemimpin masa depan.

"Kita harus jaga betul ini adalah aset kita, jangan sampai anak kita terpapar. Lebih baik kita mencegah," ujarnya.

BNN juga menggandeng Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui program IKAN (Integrasi Kurikulum Anti Narkoba). Materinya ada di setiap pembelajaran di sekolah.

"Tentunya tanpa membebani atau tambahan kurikulum atau materi pelajaran, tapi masuk ke mata pelajaran yang sudah ada, seperti misalnya ke Biologi, Matematika dan lain-lain," terangnya.

Sehingga BNN berharap dari mulai TK sampai SMA, anak-anak sudah teredukasi tentang narkotika. Mulai dari bahaya narkotika, hingga bentuk dan jenis narkotika yang dikamuflase menjadi jajanan kesukaan anak anak.

"Ada yang masuk ke permen-permen, makanan-makanan ringan, cookies, happy-happy water, minuman-minuman bahkan sampai ke rokok-rokok elektrik," imbuhnya.

"Jangan sampai gampang terpengaruh ya. Dengan kurikulum ini kita berharap anak-anak kita memiliki kekuatan dan keberanian untuk menolak narkotika," harapnya.

Sementara itu, Anggota DPD RI asal Jatim, Lia Istifhama mengapresiasi langkah BNN, yang hadir memberi penguatan generasi bangsa, agar bebas dari narkoba. Bahkan, BNN juga turut melibatkan Kementerian Pendidikan.

"Juga apresiasi kepada Kementerian Kemendikdasmen yang mana memasukkan unsur (bahaya narkoba) dalam kurikulum," ucapnya.

Dengan demikian, anak anak mendapat materi langsung terkait bahaya penyalahgunaan narkoba. Bahkan sejak usia dini, diajarkan melalui kurikulum sekolah.

"Bagaimana agar anak-anak itu bebas dari narkoba, dimasukkan dalam bentuk contekstual learning dalam setiap kurikulum yang ada di tingkat-tingkat sekolah," ujarnya.

Sebelumnya, Jatim deklarasi jadi Provinsi Bersinar atau bersih narkoba. Dalam akselerasi Asta Cita Presiden RI, memberantas narkoba dimulai dari lini terkecil pemerintahan, yakni Desa/Kelurahan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....