Peduli Lingkungan, KSE UNAIR Gelar Gerakan Pungut Sampah

  • 10 Feb 2026 21:13 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Persoalan sampah masih menjadi isu nyata di lingkungan masyarakat hingga saat ini. Paguyuban Karya Salemba Empat (KSE) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar Gerakan Pungut Sampah (GPS) di Benteng Kedung Cowek Surabaya.

KSE UNAIR menyatakan, masalah sampah membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Program ini bagian CSR sebagai wujud kepedulian sosial dan lingkungan penerima beasiswa KSE.

Kegiatan GPS terselenggara melalui kolaborasi KSE UNAIR dan Komunitas No Waste Surabaya. Kegiatan ini juga melibatkan anggota KSE, relawan komunitas, dan masyarakat umum.

Sejumlah pihak eksternal turut hadir, termasuk pengelola kawasan, Direktorat Kemahasiswaan UNAIR, dan DLH Surabaya. Keterlibatan berbagai pihak memperkuat dampak positif kegiatan terhadap lingkungan.

Ketua Pelaksana GPS, Sofia Maharani, mengapresiasi seluruh peserta dan pihak eksternal pendukung kegiatan. “Kolaborasi lintas pihak menjadi kunci keberhasilan Gerakan Pungut Sampah,” kata Sofia, dikutip dari laman UNAIR, Selasa, 9 Februari 2026.

Sementara itu, Wahyu Kartiko Adi, perwakilan Direktorat Kemahasiswaan UNAIR  menilai kegiatan ini bagian pengabdian masyarakat sekaligus pengembangan soft skills mahasiswa. "Penerima beasiswa memiliki tanggung jawab memberi kontribusi nyata kepada masyarakat," kata Wahyu. 

Ketua Divisi CSR, Davinta Amanda Sekartaji, menegaskan fokus kegiatan pada kepedulian lingkungan dan peringatan hari sampah. “Kegiatan ini menjadi sarana edukasi kepedulian lingkungan berkelanjutan," ujarnya.

Peserta juga melakukan pemilahan sampah berdasarkan nilai guna dan potensi daur ulang. Davinta menambahkan, sampah bernilai jual dimanfaatkan kembali, sisanya diserahkan kepada DLH.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....