Lima Hal Utama Mempersiapkan Diri di Bulan Ramadan

  • 10 Feb 2026 09:53 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk mempersiapkan diri secara lahir dan batin. Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi menjadi momentum peningkatan iman, ketakwaan, serta kepedulian sosial. 

Ustaz Wahyudin, Dai Yayasan Dana Sosial Al-Falah saat berbincang bersama RRI dalam program Mutiara Pagi, 10 Februari 2026 mengatakan, setidaknya ada lima hal utama yang perlu dipersiapkan untuk menyambut bulan penuh berkah ini.

1. Memperkuat Iman.

Iman merupakan fondasi utama dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah Ramadan. Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak zikir, salat, dan membaca Al-Qur’an sebagai bentuk penguatan keimanan. Allah SWT berfirman:

"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (QS. Al-Baqarah: 183)

Ayat ini menegaskan bahwa puasa bertujuan membentuk ketakwaan, yang berawal dari iman yang kuat.

2. Memperbanyak amal kebaikan.

Ramadan dikenal sebagai bulan dilipatgandakannya pahala. Oleh karena itu, membiasakan diri melakukan amal saleh sebelum Ramadan menjadi latihan yang baik, seperti menolong sesama, menjaga akhlak, dan menebar manfaat. Allah SWT berfirman:

"Siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah, dia akan melihat (balasan)-nya."

(QS. Az-Zalzalah: 7)

3. Persiapan ilmu.

Pemahaman yang benar tentang puasa dan ibadah Ramadan sangat penting agar pelaksanaannya sesuai tuntunan syariat. Mengikuti kajian dan mempelajari fiqih puasa menjadi bagian dari persiapan ilmu. Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT:

“Kami tidak mengutus sebelum engkau (Nabi Muhammad), melainkan laki-laki yang Kami beri wahyu kepadanya. Maka, bertanyalah kepada orang-orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui..”

(QS. An-Nahl: 43)

Ustaz Wahyudin, menegaskan bahwa ilmu menjadi kunci kualitas ibadah. “Semangat berpuasa harus dibarengi dengan ilmu. Dengan pemahaman yang benar, ibadah Ramadan akan lebih khusyuk dan bernilai pahala besar di sisi Allah SWT,” ujarnya.

4. Memperbanyak sedekah.

Sedekah merupakan amalan yang sangat dianjurkan, terlebih di bulan Ramadan. Membiasakan diri bersedekah sejak sebelum Ramadan akan melatih keikhlasan dan kepedulian sosial. Allah SWT berfirman:

"Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti (orang-orang yang menabur) sebutir biji (benih) yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan (pahala) bagi siapa yang Dia kehendaki. Allah Maha luas lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 261)

5. Membersihkan hati.

Kesiapan batin menjadi unsur penting dalam menjalani Ramadan. Membersihkan hati dari rasa dengki, iri, dan dendam, serta memperbaiki hubungan dengan sesama akan menghadirkan ketenangan dalam beribadah. Allah SWT berfirman : “Sungguh beruntung orang yang menyucikan jiwanya.” 

(QS. Asy-Syams: 9)

Ustaz Wahyudin menambahkan ramadan adalah bulan penyucian jiwa. Membersihkan hati sebelum ramadan akan membuat ibadah puasa lebih bermakna dan membawa perubahan akhlak. "Dengan mempersiapkan iman, amal kebaikan, ilmu, sedekah, serta kebersihan hati, umat Islam diharapkan mampu menjalani Ramadan dengan lebih optimal dan meraih keberkahan yang dijanjikan Allah SWT," ucapnya. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....