Inovasi VR dan Eco-STEM Mudahkan Siswa Pelajari Sejarah
- 08 Feb 2026 19:09 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Teknologi modern kini menjadi sarana efektif untuk mengenalkan kekayaan sejarah dan budaya Indonesia. Salah satu inovasi yang menonjol adalah penggunaan Virtual Reality (VR) dalam kurikulum sekolah.
Mahasiswa S3 UNESA, Dimas Danar Septiadi, M.Pd, saat hadir dalam dialog Beranda Asta Cita Pro 1 Surabaya 7 Februari 2026 menjelaskan bahwa VR dapat membuat visualisasi realistis. Siswa kini dapat mempelajari artefak Kerajaan Majapahit tanpa harus pergi ke Mojokerto.
Selain VR, konsep Eco-STEM juga diperkenalkan sebagai solusi inovatif dalam pendidikan. Metode ini memanfaatkan bahan alam lokal untuk memecahkan masalah teknis di lingkungan sekitar.
"Bambu dapat digunakan sebagai alternatif pipa irigasi saat pipa industri sulit didapat," jelas Dimas. Hal ini membuktikan bahwa teknologi tidak selalu identik dengan mesin mahal atau aplikasi.
Dimas juga menekankan pentingnya literasi Kecerdasan Buatan (AI) bagi mahasiswa saat ini. Masyarakat harus mampu mengevaluasi hasil AI agar tidak terjebak informasi bohong atau hoax.
Terdapat empat tingkatan literasi AI yang perlu dikuasai agar penggunaan teknologi tetap etis. Tingkatan ini dimulai dari pemahaman dasar hingga kemampuan melakukan evaluasi kritis secara mandiri.
Kemampuan glokalisasi menjadi kunci sukses bagi mahasiswa untuk bersaing di tingkat global. Siswa dituntut kreatif mengadaptasi kemajuan global dengan tetap berlandaskan identitas lokal bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....