​Truk Paket Alami Kecelakaan di Tol-Jomo, Satu Orang Meninggal

  • 08 Feb 2026 18:10 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Mojokerto - Kecelakaan lalu lintas ganda kembali terjadi di ruas Tol Jombang–Mojokerto (Jomo), tepatnya di KM 686+400 jalur B, Minggu 8 Februari 2028, sekitar pukul 04.25 WIB. Dua truk bermuatan terlibat tabrakan yang mengakibatkan satu penumpang meninggal dunia dan satu korban lainnya mengalami luka berat.

Peristiwa terjadi saat arus lalu lintas relatif lengang dengan kondisi cuaca cerah. Kendaraan yang terlibat yakni truk muatan paket bernopol B-9839-SXV dan truk muatan triplek bernopol W-9048-NY.

Panit PJR 3 Polda Jawa Timur, Ipda Ridho Pramana, menjelaskan kecelakaan bermula ketika truk muatan paket bernopol B-9839-SXV yang dikemudikan Dhani Firdaus (40), warga Waru, Kabupaten Sidoarjo melaju dari arah Lumajang menuju Batang melalui lajur lambat dengan kecepatan sedang.

“Setiba di KM 686+400 jalur B, truk Paket tersbut menabarak Truk bermuatan triplek bernopol W-9048-NY. pengemudi truk paket diduga mengantuk sehingga tidak mampu mengantisipasi kendaraan di depannya dan menabrak bagian belakang truk didepannya," ungkap Ipda Ridho.

Benturan keras menyebabkan bagian depan truk  paket ringsek parah. Akibatnya, pengemudi truk paket Dhani Firdaus, warga Waru, Kabupaten Sidoarjo, mengalami patah kaki kiri dan segera dilarikan ke RSUD Jombang untuk mendapatkan perawatan intensif.

"Sementara itu, penumpang truk muatan paket, M. Farid (19), warga Kabupaten Bekasi, mengalami luka serius. Korban sempat mendapatkan penanganan medis, namun akhirnya meninggal dunia," kata Ipda Ridho.

Petugas PJR3 Jatim, bersama pengelola tol langsung melakukan mengamankan tempat kejadian perkara, mengatur arus lalu lintas, melakukan olah TKP, serta meminta keterangan saksi.

"Seluruh korban dievakuasi ke RSUD Jombang, sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan dan dibawa ke Unit Laka Polres Jombang untuk proses penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.

Kerugian materiil akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta. Sementara kerusakan sarana tol masih dalam proses pendataan.

"Saya himbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat guna mencegah kecelakaan fatal di jalan tol," tutur Ridho.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....