UNESA Dorong Pemberdayaan Masyarakat Desa Berbasis Potensi Lokal

  • 07 Feb 2026 18:42 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pemberdayaan masyarakat desa terus digalakkan, sebagai strategi penurunan angka kemiskinan. Cara ini diterapkan melalui program Unesa International Community Development (UICD) 2026.

Didanai LPDP skema EQUITY, yang merupakan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs). Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso menjadi sasaran program ini, yang digelar pada 5-7 Februari 2026.

Ketua Penyelenggara UICD, Dr. Mufarrihul Hazin, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pendampingan aplikatif bagi masyarakat. Melalui berbagai pelatihan aplikatif, masyarakat mendapatkan pendampingan berkelanjutan.

"Dalam pengelolaan pertanian dan peternakan berkelanjutan, pengolahan limbah ternak menjadi kompos, serta penguatan rantai pasok hasil pertanian," ucap Farih.

Program ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan masyarakat desa. Sekaligus mendukung pencapaian SDGs 2 (Tanpa Kelaparan) melalui penguatan sistem pangan lokal yang berkelanjutan.

Pelatihan kewirausahaan, pengelolaan usaha berbasis desa, serta pendampingan pemasaran digital diberikan kepada pelaku UMKM dan pemuda desa. Tujuannya, agar produk lokal memiliki nilai tambah dan daya saing pasar.

"Pendekatan ini berkontribusi terhadap SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan) dengan membuka peluang usaha baru," ucapnya.

Pada satu kesempatan, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa program ini harus berdampak. Program pemberdayaan harus berorientasi pada penguatan kapasitas dan kemandirian ekonomi rakyat.

"Pemberdayaan masyarakat tidak cukup dengan bantuan sesaat, tetapi harus melalui penguatan keterampilan, akses pasar, dan pengelolaan potensi lokal," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Pemeringkatan, Publikasi dan Science Center UNESA, Bambang Sigit Widodo, menyampaikan bahwa UICD dirancang berkelanjutan. Diharapkan, program ini terus diterapkan ditahun tahun berikutnya.

"UNESA berkomitmen menjaga sustainability program ini. Kegiatan ini tidak berhenti tahun ini, tetapi akan berlanjut dengan model pendampingan yang lebih kuat," ucapnya.

Program ini menegaskan peran UNESA sebagai perguruan tinggi berdampak. Yang menghadirkan solusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan ekonomi berkelanjutan di wilayah Jawa Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....