BKMS Salurkan Bantuan Alat Wirausaha Rp425 Juta

  • 06 Feb 2026 20:16 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Gresik – PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera menyalurkan bantuan alat wirausaha senilai Rp425 juta. Penyerahan dilakukan saat penutupan Program Pelatihan Kompetensi, Jumat, 6 Februari 2026.

Program tersebut menyasar masyarakat Ring 1 Kawasan Ekonomi Khusus Gresik. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan.

Pelatihan diikuti 40 peserta dari wilayah sekitar KEK JIIPE Gresik. Peserta dibekali keterampilan menjahit dan teknisi perawatan pendingin udara.

Peserta berasal dari delapan desa di sekitar kawasan industri. Desa tersebut meliputi Manyarejo, Manyar Sidomukti, Manyar Sidorukun, dan Karangrejo.

Desa lainnya yaitu Banyuwangi, Bedanten, Kramat, dan Leran. Peserta juga berasal dari SMK Yasmu, SMA Yasmu, dan SMK As Sa’adah.

Pada penutupan kegiatan, PT BKMS menyerahkan paket peralatan kerja. Bantuan ini menjadi stimulus agar peserta langsung mempraktikkan keterampilannya. 

Bidang menjahit, diserahkan 11 unit alat jahit lengkap mencakup mesin jahit, obras, gunting, benang, dan perlengkapan pendukung lainnya.

Bidang teknisi AC menerima 20 paket peralatan kerja. Isinya meliputi manifold gauge, tang ampere, pompa cuci AC, dan perlengkapan teknis.

Kepala Balai Diklat Industri Surabaya, Wido Eko Wardiono, menilai pelatihan sangat relevan.Menurutnya, industri membutuhkan tenaga kerja adaptif di ekosistem yang dinamis.

“Pelatihan ini membekali peserta dengan kompetensi berstandar nasional BNSP,” ujarnya.

Ia menambahkan peserta berusia SMP hingga 50 tahun dapat terlibat rantai pasok industri.

Direktur HR dan Logistik PT BKMS, Agung P. Guritno, menegaskan komitmen CSR perusahaan.Program ini mendorong peluang kerja dan kemandirian ekonomi warga sekitar kawasan.

“Bantuan ini kami harapkan meningkatkan pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat, pemerintah desa, dan sekolah.

Agung mengajak tenant KEK berkolaborasi dalam program lanjutan. Pelatihan dapat dikembangkan ke e-commerce dan pemasaran digital.

“Harapannya membuka usaha mandiri dan memperkuat ekonomi masyarakat sekitar KEK Gresik,” ujarnya, mengakhiri. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....