Memilih Investasi ORI, Aman Sekaligus Dukung APBN
- 06 Feb 2026 15:10 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Memilih instrumen investasi yang aman dan berkontribusi bagi negara menjadi pertimbangan penting masyarakat di tengah dinamika ekonomi global. Obligasi Negara Ritel (ORI) menjadi salah satu pilihan investasi yang dinilai stabil dan terjangkau.
Karenanya, dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, sekaligus mendukung penerbitan ORI029T3 dan ORI029T6, Kementerian Keuangan menggelar kegiatan ORASI. ORASI merupakan singkatan dari Obrolan Investasi untuk Negeri.
Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk talkshow interaktif bersama puluhan komunitas di Surabaya yang mengangkat topik investasi serta peran strategis masyarakat dalam pembiayaan pembangunan nasional.
Analis Keuangan Negara Ahli Madya, Chandra A.S. Wibowo, menjelaskan penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel merupakan bagian dari strategi pembiayaan APBN yang dilakukan secara prudent. Kebijakan ini sekaligus memperkuat basis investor domestik.
“Pembiayaan APBN tidak hanya bertujuan menutup defisit, tetapi juga sebagai instrumen manajemen risiko fiskal,” ujar Chandra, pada Jumat, 6 Januari 2026.
Pemerintah terus menjaga stabilitas dan kesinambungan pembiayaan negara. Menurut Chandra, melalui penerbitan SBN Ritel seperti ORI029, pemerintah memperkuat pembiayaan domestik dan memperluas basis investor. Langkah tersebut juga menjaga stabilitas APBN di tengah dinamika ekonomi global.
Ia menambahkan, partisipasi masyarakat dalam SBN Ritel berkontribusi langsung terhadap pembiayaan belanja negara yang produktif. Kontribusi ini memperkuat ketahanan fiskal nasional dalam jangka menengah dan panjang.
Sementara itu, Content Creator sekaligus Edukator Finansial, Brenda Andrina, memberikan wawasan mengenai dasar-dasar literasi keuangan. Ia menyoroti kesalahan umum yang kerap dilakukan generasi muda dalam berinvestasi.
Brenda menilai pemanfaatan teknologi modern dapat membantu meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Edukasi yang tepat dinilai penting untuk mendorong keputusan investasi yang bijak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....