Kasus Bunuh Diri, Psikolog Soroti Kerentanan Mental Anak
- 06 Feb 2026 11:58 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Kasus tragis siswa kelas 4 SD di NTT yang diduga mengakhiri hidup akibat tekanan ekonomi menjadi perhatian serius. Peristiwa ini memunculkan sorotan terhadap kondisi psikologis anak usia sekolah dasar yang dinilai masih rentan terhadap tekanan mental.
Ketua Asosiasi Psikolog Forensik Jawa Timur, Riza Wahyuni, menilai penyebab kasus tersebut perlu disikapi hati-hati dan tidak bisa langsung disimpulkan tanpa investigasi menyeluruh. “Penyebab kasus seperti ini tidak bisa langsung disimpulkan. Perlu investigasi mendalam karena bisa saja ada faktor lain di balik kejadian,” ujarnya.
Ia juga menyoroti faktor lingkungan, tekanan ekonomi, hingga paparan konten digital yang berpotensi memengaruhi kondisi psikologis anak. “Anak usia sekolah dasar masih rentan tekanan mental, sehingga pendampingan emosional dari keluarga sangat penting agar mereka tidak merasa sendiri menghadapi masalah,” katanya kepada RRI, Jumat 6 Februari 2026.
Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya peran keluarga, sekolah, dan lingkungan dalam menjaga kesehatan mental anak, terutama di tengah tekanan ekonomi dan derasnya arus informasi digital. (Cantia)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....