Jalur Tengkorak Balongbendo Kembali Makan Korban

  • 29 Jan 2026 10:07 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Sidoarjo – Jalur rawan kecelakaan di Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, kembali memakan korban jiwa. Seorang pengendara sepeda motor tewas di tempat setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Desa Jabaran.‎

Kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 17.40 WIB, tepatnya di depan PT Emco. Korban diketahui bernama Noren Setyawan (39), warga Dusun Pringgodani, Desa Bakung Pringgodani, Kecamatan Balongbendo.‎

Berdasarkan keterangan kepolisian, korban mengendarai sepeda motor Yamaha Bison bernomor polisi W 3435 OJ dan melaju dari arah Surabaya menuju Mojokerto. Setibanya di lokasi kejadian, korban diduga hendak berbelok ke kanan.‎

Namun nahas, di tengah kondisi hujan yang mengguyur kawasan tersebut, korban diduga kehilangan kendali dan terjatuh ke badan jalan. Pada saat bersamaan, korban tertabrak kendaraan lain yang identitas dan nomor polisinya hingga kini belum diketahui.‎

“Kendaraan yang menabrak korban diduga langsung melarikan diri setelah kejadian,” kata Kapolsek Balongbendo Kompol Sugeng Sulistyono, Kamis, 29 Januari 2026.‎

Akibat benturan keras, korban mengalami luka fatal dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSU Anwar Medika Balongbendo untuk dilakukan visum.‎

Kompol Sugeng menegaskan, pihak kepolisian telah melakukan penanganan awal di lokasi, termasuk mengamankan barang bukti serta meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar TKP.‎

“Kasus kecelakaan ini telah kami tangani dan selanjutnya dilimpahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.‎

Ia menambahkan, keterangan saksi mata diharapkan dapat membantu mengungkap identitas kendaraan pelaku tabrak lari yang menyebabkan korban meninggal dunia.‎

Kawasan Balongbendo sendiri dikenal sebagai salah satu jalur tengkorak di Kabupaten Sidoarjo karena kerap terjadi kecelakaan lalu lintas, terutama saat cuaca hujan dan jam-jam padat kendaraan.

Polisi pun mengimbau kepada para pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur tersebut, demi menghindari kecelakaan serupa terulang kembali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....