BPBD Provinsi Jawa Timur Fokuskan Rehabilitasi Pascabencana

  • 28 Jan 2026 19:46 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya: BPBD Provinsi Jawa Timur terus memperkuat kebijakan penanganan pascabencana melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi yang berkelanjutan. Sebagai daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi, Jawa Timur membutuhkan penanganan tidak hanya pada fase tanggap darurat, tetapi juga pada tahap pemulihan wilayah dan kehidupan masyarakat terdampak secara menyeluruh.

Melalui Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, BPBD Provinsi Jawa Timur melaksanakan program pemberian bantuan bahan bangunan serta upah tenaga kerja untuk perbaikan aset yang rusak akibat bencana. Program ini telah berjalan sejak tahun 2019 dan menjadi salah satu instrumen penting BPBD dalam mempercepat pemulihan pascabencana di berbagai daerah.

Analis Kebijakan Ahli Muda BPBD Provinsi Jawa Timur, Wahyu Trisnadi, S.STP., M.AP., menegaskan bahwa rehabilitasi dan rekonstruksi merupakan bagian strategis dalam siklus penanggulangan bencana. “BPBD Provinsi Jawa Timur tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik, tetapi juga memastikan hasil rehabilitasi mampu meningkatkan ketahanan masyarakat dan wilayah terhadap risiko bencana ke depan,” ujarnya. Rabu, 28 Januari 2026.

Hingga tahun 2025, program rehabilitasi dan rekonstruksi BPBD Provinsi Jawa Timur telah menjangkau 191 lokasi bencana di seluruh kabupaten dan kota. Wahyu Trisnadi menambahkan, mekanisme bantuan dilakukan secara berjenjang dan terkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota hingga pusat. “Dengan koordinasi yang kuat, kami berharap proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....