Perkuat Gizi Masyarakat, Program Jatim Sehat Jadi Andalan
- 25 Jan 2026 18:54 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen penguatan gizi masyarakat. Penguatan gizi menjadi prioritas dalam Nawa Bhakti Satya melalui program Jatim Sehat.
Program tersebut diposisikan sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia. “Gizi yang baik adalah investasi jangka panjang generasi masa depan,” ujar Khofifah, saat peringatan Hari Gizi Nasional 2026 di Surabaya.
Ia menekankan gizi berperan penting mewujudkan Indonesia Emas 2045. Khofifah menyebut pembangunan gizi harus dimulai dari keluarga. “Sehat bisa dimulai dari piring makan di rumah,” katanya.
Pemprov Jatim menjalankan intervensi gizi spesifik dan sensitif secara terpadu. Program mencakup layanan ibu anak, Posyandu, serta edukasi gizi berkelanjutan.
Ia mengakui tantangan gizi masih ada, termasuk daya beli dan literasi masyarakat. Konsumsi pangan ultra proses juga dinilai perlu mendapat perhatian serius.
Berdasarkan SSGI 2024, prevalensi stunting Jawa Timur turun menjadi 14,7 persen. “Ini prestasi, namun pencegahan stunting harus terus konsisten,” ucap Khofifah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....