Viral Video Kakek Meninggal Diduga Diusir, Ini Faktanya!

  • 29 Des 2025 20:24 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Beredarnya video viral yang menarasikan kakek Ahwa meninggal dunia akibat pengusiran di kawasan Bubutan, Surabaya, dibantah warga setempat. Warga Jalan Kepatihan 7, RT 06 RW 02, menegaskan informasi tersebut tidak sesuai fakta dan berpotensi menyesatkan publik.

Ketua RT 06, Agustinus Setyo Jayadi, menjelaskan bahwa Ahwa bukan pemilik rumah, melainkan penghuni yang tinggal berdasarkan kelanjutan hubungan sewa keluarga. Masa sewa rumah milik H. Husain tersebut telah berakhir sejak 2020, namun tetap ditempati tanpa pembayaran selama sekitar lima tahun.

“Secara legal masa sewa telah berakhir pada 2020. Selama lima tahun terakhir, rumah tetap ditempati tanpa pembayaran sewa,” jelas Agustinus, Senin (29/12/2025).

Pembongkaran sebagian kecil atap rumah dilakukan pemilik pada 31 Oktober 2025 sebagai langkah renovasi setelah upaya penagihan sewa tidak membuahkan hasil. Persoalan kompensasi sempat dimediasi di Polsek Bubutan dan menghasilkan kesepakatan tertulis bahwa rumah akan dikosongkan dalam waktu sepuluh hari.

“Dengan demikian tidak terdapat unsur pengusiran paksa, melainkan pengosongan rumah berdasarkan kesepakatan bersama,” imbuhnya.

Terkait wafatnya kakek Ahwa, Agustinus menegaskan kematian tidak disebabkan intimidasi atau kekerasan. Almarhum meninggal pada 12 November 2025 setelah kelelahan saat memindahkan barang secara mandiri.

“Warga segera memberikan pertolongan dan menghubungi ambulans. Namun pada pukul 07.00 WIB, kakek Ahwa dinyatakan meninggal dunia akibat kelelahan fisik,” terangnya.

Ketua RW 02, Suyono, turut menegaskan bahwa narasi dalam video viral tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.

“Warga kami berharap masyarakat tidak menyebarkan informasi yang tidak sesuai fakta hasil mediasi di Polsek Bubutan,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....