Hilangkan Stigma Patriarki Lewat Musikal

  • 25 Nov 2025 17:46 WIB
  •  Surabaya

KBRN,Surabaya: Ketika suara perempuan sering dianggap pelan, justru di sanalah kekuatan paling lembut tersimpan. Di antara bisikan luka, jahitan harapan, dan benang-benang kepgender, kita belajar bahwa bertahan dan melepaskan sama-sama membutuhkan keberanian.

Dalam pementasan puncak Gelora Pentas Rakyat 3.0, kisah Benang Rambut hadir sebagai cermin perjalanan jiwa seorang perempuan dalam menghadapi dunia yang tak selalu ramah.

Sebuah pementasan teater musikal oleh Kementerian Seni dan Budaya BEM Fisip UNAIR, dipersembahkan untuk kalian yang berani menyelami cerita yang tak selalu mudah diceritakan.

“Mengambil tema yang relate dengan masalah di era modern, patriarki masih menjadi issue yang masih marak terjadi hingga detik ini” kata Syasya dari Fisip Unair.

Bahwa menjadi wanita menurut mereka tidak hanya tentang urusan dapur, dandan dan anak saja tetapi lebih dari itu, wanita juga bisa mengeksplor bakat ataupun minat.

“Menjadi wanita juga harus didengar, tidak melulu mendengar, apa yang dirasakan, apa keinginannya juga harus diapresiasi” kata Syasya.

Bahwa perempuan itu bukan obyek yang inferior yang menjadi sasaran kekerasan tetapi harus dihormati, dan lewat drama musical ini diharapkan masyarakat menjadi lebih peduli dengan masalah-masalah di sekitar terutama gender.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....