Guru Tetap Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

  • 25 Nov 2025 11:09 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Istilah “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” yang melekat pada profesi guru kembali mengemuka pada peringatan Hari Guru Nasional. Julukan ini bukan sekadar ungkapan simbolik, tetapi refleksi dari besarnya peran guru dalam mendidik generasi bangsa tanpa imbalan yang sebanding.

Dilansir dari guru.or.id, istilah tersebut lahir dari kenyataan bahwa banyak guru di Indonesia menjalankan tugas dengan penuh dedikasi meski masih menghadapi keterbatasan, mulai dari honor yang rendah hingga fasilitas belajar yang tidak selalu memadai. Ulasan itu menegaskan bahwa pengabdian guru sering kali tidak terlihat, namun memiliki dampak jangka panjang bagi kemajuan masyarakat.

Popularitas istilah ini semakin kuat karena muncul dalam lagu Hymne Guru yang selama puluhan tahun dinyanyikan di sekolah-sekolah. Meskipun PGRI telah merevisi lirik resminya pada 2007, frasa “pahlawan tanpa tanda jasa” terlanjur menjadi bagian penting dari memori kolektif tentang profesi guru di Indonesia.

Momentum peringatan Hari Guru tahun ini sekaligus menjadi pengingat bagi publik bahwa penghormatan terhadap guru tidak cukup sekadar simbol. Penguatan dukungan, perhatian terhadap kesejahteraan, serta pemenuhan fasilitas pendidikan tetap menjadi kebutuhan agar para pendidik dapat menjalankan peran strategisnya dengan optimal.

Guru tetap menjadi figur penting dalam pendidikan nasional pilar peradaban meski tanpa tanda jasa formal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....