Sirih Gading Jadi Upaya Bersihkan Udara

  • 16 Nov 2025 17:32 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Keprihatinan terhadap kondisi udara di Surabaya dan Sidoarjo mendorong Muhammad Varel Yoga Kriswanto yang akrab disapa Varel, siswa kelas 6 SDN Sidosermo 1 Surabaya sekaligus finalis Putra Lingkungan 2025 Tunas Hijau, untuk melakukan aksi nyata melalui gerakan penanaman sirih gading (Epipremnum aureum). Sejak Februari 2025, Varel telah menanam lebih dari 1.000 tanaman sirih gading di sekolah, rumah, serta dua wilayah binaannya.

Varel mengatakan gerakan ini berawal dari keinginannya agar anak-anak seusianya juga peduli terhadap lingkungan. “Setiap hari saya melihat aktivitas kendaraan, industri atau pabrik dan kegiatan masyarakat lainnya yang menghasilkan polusi. Saya pikir, kalau saya tidak mulai dari diri sendiri, siapa lagi? Sirih gading ini mudah ditanam lho dan saya bisa ajarkan ke siapa pun,” ujarnya saat menjadi narasumber dialog Mozaik Indonesia bertajuk Green Radio di Pro 1 RRI Surabaya, Minggu (16/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa pemilihan sirih gading bukan tanpa alasan. “Saya membaca penelitian tentang sirih gading, termasuk dari NASA Clean Air Study. Tanaman ini bisa membantu menyerap polutan seperti formaldehida dan benzena. Jadi saya yakin ini tanaman yang tepat untuk mengajak masyarakat menjaga udara,” kata Varel.

Menurutnya, walau tanaman tidak dapat menggantikan sistem pengendalian polusi kota, langkah sederhana seperti ini dapat menjadi pintu masuk gerakan yang lebih besar. “Saya tahu efeknya kecil kalau sendirian, tapi kalau ribuan rumah menanam sirih gading, itu sudah jadi kontribusi besar. Setidaknya udara di rumah dan sekitar kita lebih baik,” ujarnya.

Varel juga bercerita bahwa semakin banyak warga yang mendukung membuatnya semakin termotivasi. “Beberapa warga awalnya ga mau tapi setelah dijelaskan mereka akhirnya tau dan mau menanam bahkan bilang rumah mereka terasa lebih teduh setelah menanam sirih gading. Ada juga yang minta diajari cara stek. Itu menyenangkan sekali karena artinya gerakan ini diterima,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa misinya belum selesai dan akan terus diperluas. “Saya ingin mengajak lebih banyak orang menanam. Target saya, setiap rumah minimal punya satu pot sirih gading, lebih ke membudayakan budidaya sirih gading,” kata Varel.

Dengan semangatnya, Varel berharap gerakan kecil yang ia mulai ini dapat menjadi kontribusi nyata bagi kualitas udara Surabaya dan menginspirasi lebih banyak generasi muda untuk terlibat dalam aksi lingkungan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....