Arumi Bachsin Apresiasi Pelatihan Desain Fashion SMK Jatim

  • 12 Nov 2025 12:03 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, mengapresiasi terselenggaranya pelatihan desain fashion bagi siswi SMK jurusan tata busana se-Jawa Timur. Kegiatan tersebut digelar di Aula UPT Pengembangan Teknis dan Keterampilan Kejuruan, Komplek Kampus UNESA Ketintang, Surabaya.

Arumi menjelaskan, pelatihan ini merupakan bagian dari program pembinaan Dekranasda Jatim yang bertujuan memperkaya kreativitas sekaligus meningkatkan kompetensi siswi SMK di bidang desain busana berbasis batik khas daerah.

“Alhamdulillah, antusiasme para peserta sangat baik. Ini jadi komitmen penuh Dekranasda untuk mendukung skill adik-adik siswi SMK dalam memajukan industri fashion di Jawa Timur,” ujarnya, dalam siaran pers, Rabu (12/11/2025).

Menurut Arumi, pelatihan yang berlangsung hingga 12 November ini menjadi kesempatan strategis bagi para peserta untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi teknis. Ia berharap kegiatan ini dapat memberi manfaat nyata bagi pengembangan sumber daya manusia di sektor industri kreatif, khususnya fashion.

“Industri fashion merupakan sektor kreatif yang menjanjikan dengan potensi luar biasa yang mampu mendorong ekonomi daerah,” kata Arumi. Ia menambahkan, pelatihan semacam ini penting untuk membuka wawasan generasi muda terhadap tren mode dan penguasaan teknik desain hingga menjahit.

Kegiatan ini juga terasa istimewa karena menghadirkan narasumber ternama seperti desainer internasional asal Surabaya, Diana M. Putri, yang dikenal pernah merancang busana untuk artis seperti Blackpink, Lady Gaga, dan Ariana Grande. Selain itu, hadir pula dosen seni tata busana Universitas Negeri Malang, Agus Sunandar, serta Olivia Gondoputranto dari Universitas Ciputra.

“Adik-adik sangat beruntung bisa belajar langsung dari para expert,” ungkap Arumi. Ia menekankan pentingnya semangat belajar dan kemauan untuk terus mengasah kreativitas agar para peserta siap bersaing di dunia industri fashion yang semakin dinamis.

Arumi juga menyoroti pentingnya pelestarian kain tradisional Indonesia seperti batik. Ia menegaskan, Dekranasda memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mengembangkan wastra nusantara. “Jangan lupa, sebagai desainer kalian harus punya ciri khas dan identitas diri masing-masing,” pesannya.

Menutup sambutannya, Arumi mengajak para peserta untuk terus belajar, bertumbuh, dan menggali potensi di dunia fashion. “Kerahkan semua usaha kalian. Mari terus belajar dan membuka peluang baru bagi generasi muda di industri fashion,” pungkasnya.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....