Khofifah Apresiasi Pemberian Gelar Pahlawan Tiga Tokoh Jatim
- 10 Nov 2025 14:56 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada tiga tokoh besar asal Jawa Timur, yakni KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan, dan Marsinah. Ketiganya dinilai berjasa besar dalam perjuangan kemanusiaan, keadilan, dan kebangsaan.
Penganugerahan gelar tersebut dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam upacara resmi di Istana Negara pada peringatan Hari Pahlawan, Senin (10/11/2025). Penetapan ini mengikuti prosedur sesuai UU No. 20 Tahun 2009, PP No. 35 Tahun 2010, dan Permensos No. 15 Tahun 2012 tentang tata cara pengusulan gelar pahlawan nasional.
“Atas nama masyarakat Jawa Timur, kami menyampaikan rasa syukur dan penghargaan setinggi-tingginya. Penetapan Gus Dur, Syaikhona Kholil, dan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional merupakan bentuk penghormatan negara atas keberanian moral dan ketulusan perjuangan mereka,” ujar Khofifah di Surabaya, Senin (10/11/2025).
KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dikenal sebagai tokoh humanis dan pluralis yang memperjuangkan demokrasi, hak asasi manusia, serta kebebasan beragama. “Gus Dur bukan hanya milik warga Nahdlatul Ulama, tapi milik seluruh bangsa,” kata Khofifah.
Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan dikenal sebagai ulama kharismatik Madura yang menjadi guru bagi KH. Hasyim Asy’ari dan para pendiri pesantren di Nusantara. “Beliau pantas disebut pahlawan karena jasanya bukan hanya bagi umat, tetapi bagi keutuhan Indonesia,” ujar Khofifah.
Sementara itu, Marsinah, buruh perempuan asal Nganjuk yang wafat pada 1993, dikenang sebagai simbol perjuangan kaum pekerja melawan ketidakadilan. “Marsinah adalah cerminan semangat perempuan Jawa Timur yang berani memperjuangkan kebenaran,” tambah Khofifah.
Khofifah berharap penetapan tiga tokoh asal Jawa Timur ini menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat perjuangan di kalangan generasi muda. “Semoga semangat Gus Dur, Syaikhona Kholil, dan Marsinah menginspirasi generasi penerus untuk terus berjuang dengan cara damai dan berkeadilan,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....