BNPB Peringati Bulan PRB 2025 di Bumi Majapahit

  • 01 Okt 2025 18:52 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Mojokerto: Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Tahun 2025 resmi dibuka hari ini di Kota Mojokerto, Jawa Timur. Acara pembukaan yang digelar di GOR Seni Majapahit, Rabu (1/10/2025), menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan nasional yang bertujuan untuk memperkuat ketangguhan bangsa.

Pembukaan dilakukan oleh Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dr. Rustian, bersama Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari (Ning Ita), dan perwakilan Komisi VIII DPR RI.

"Tidak ada satu pun wilayah di Indonesia yang terbebas dari bencana. Dari Sabang sampai Merauke, semua daerah punya potensi, dan bahkan eskalasinya meningkat setiap tahun," ujar Rustian.

Ia menambahkan bahwa peta rawan bencana Indonesia kini hanya menyisakan dua kategori, yakni rawan tinggi dan rawan sedang. penanggulangan bencana memerlukan keterlibatan seluruh elemen bangsa melalui konsep pentahelix: pemerintah dan daerah, akademisi, dunia usaha, komunitas, serta media, dan kolaborasi Pentahelix Kunci Mitigasi.

"Kalau tidak ada media, masyarakat luas tidak akan tahu apa yang sedang kita lakukan. Maka kelima unsur ini harus berkolaborasi," tegasnya.

Bulan PRB, lanjut Rustian, merupakan momentum strategis untuk memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan. Dengan mitigasi yang kuat, dampak bencana baik kerugian harta benda maupun korban jiwa diharapkan dapat diminimalkan.

"Kegiatan ini bukan hanya seremoni, tetapi bukti bahwa kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama," tuturnya.

Sementara, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai tuan rumah.

"Kota Mojokerto dipercaya sebagai tuan rumah kegiatan yang berskala nasional dan sangat strategis ini. Kami haturkan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat dan seluruh pihak yang sudah memberikan kepercayaannya," kata walikota yang akrab disapa Ning Ita tersebut.

Selain peresmian, peringatan PRB 2025 di Mojokerto diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan sosial, termasuk Pameran Kebencanaan, Disaster Leadership Forum, aneka lomba, pelayanan masyarakat, khitanan massal, donor darah, hingga Fun Run.

"Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun ketangguhan nasional," harap Ning Ita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....